Breaking News:

NOVEL BASWEDAN Tanya Langsung Presiden Jokowi: Apakah Seperti Ini Penegakan Hukum atau Ada Rekayasa?

Penyidik senior KPK Novel Baswedan meragukan usaha penegakan hukum yang selama ini dibangun oleh pemerintah Jokowi.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Twitter/Novel Baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan tanya Jokowi soal penegakan hukum kepada pelaku terdakwa penyiraman air keras kepadanya. 

TRIBUNJABAR.ID - Penyidik senior KPK Novel Baswedan meragukan usaha penegakan hukum yang selama ini dibangun oleh pemerintah Jokowi.

Novel Baswedan masih tidak percaya dengan tuntutan terdakwa pelaku penyiraman air keras kepada dirinya oleh jaksa penutut.

Penyiraman air keras itu telah menyebabkan Novel Baswedan kehilangan satu matanya, tidak bisa melihat.

Melalui akun twitternya, Novel Baswedan bertanya langsung kepada Presiden Jokowi mengenai keadilan proses hukum yang sedang dijalani Novel Baswedan.

Novel Baswedan mempertanyakan proses penegakan hukum yang kini masih berjalan di pengadilan apakah sebuah rekayasa.

Dia meminta Presiden Jokowi memberikan keterangan sehingga kecurigaan masyarakat bahwa proses hukum terhadap terdakwa penyerang atau penyiraman air keras kepada Novel Baswedan bukanlah rekayasa.

Penyerang Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel dan Pengacara : Memalukan, Sandiwara Hukum

"Pak Presiden @jokowi, proses penegakan hukum hingga tuntutan 1 tahun thd penyerang saya, apakah seperti itu penegakan hukum yg bapak bangun atau ini ada rekayasa/masalah dibalik proses itu?
Sebaiknya bapak merespon agar ini jelas...," tulis Novel Baswedan di akun Twitternya, Sabtu (13/6/2020).

Novel Baswedan juga neautkan postingan netizel yang mengunggah video Jokowi saat pertama kali memberikan respons musibah yang dialami Novel Baswedan.

Dalam video itu, Jokowi mengutuk pelaku penyerangan atau menyiram air keras terhadap Novel Baswedan.

"Itu tidnakan brutal yang saya kutuk keras dan saya perintahkan kepada Kapolri untuk mencari siapa pelakunya. Jangan sampai orang-orang yang punya prinsip teguh sampai diluai dengan cara-cara yang tidak beradab," ujar Jokowi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved