Pemkab Indramayu Dapat Bantuan PDU dan BSI dari KLHK, Optimis Bisa Atasi Persoalan Sampah
Taufik Hidayat menjelaskan, dengan adanya PDU dan BSI dinilai dapat menangani permasalahan sampah di Kabupaten Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi miliki Pusat Daur Ulang (PDU) dan Bank Sampah Induk (BSI) bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Peresmian itu dilakukan melalui video converence di Ruang Indramayu Command Center (ICC) Pendopo Indramayu dan Kantor Kemen LHK Jakarta pada Kamis (11/6/2020) kemarin.
Bantuan tersebut diketahui merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerjasama antara Pemkab Indramayu dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada Agustus 2019 lalu.
• Gadis Cantik Asal Bandung yang Hilang Itu Sudah Ditemukan di Garut, Begini Kata Sang Ibu
Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat mengatakan, pembangunan PDU dan BSI ini berlokasi di Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.
"Pembangunan PDU dan BSI ini merupakan kebutuhan bagi masyarakat Indramayu sebagai upaya untuk mengurangi timbulan sampah yang ada di Kabupaten Indramayu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (12/6/2020).
Taufik Hidayat menjelaskan, dengan adanya PDU dan BSI dinilai dapat menangani permasalahan sampah di Kabupaten Indramayu.
Mengingat pada akhir tahun 2019 saja tercatat ada sebanyak 1.081 ton sampah per harinya.
Sedangkan sampah yang mampu dikelola pemerintah daerah melalui penanganan sampah yang ada hanya sebesar 704,87 ton per harinya.
"Jika dipersentasekan hanya 65,36 persen saja," ujar dia.
Sisanya dikelola oleh masyarakat melalui bank sampah, TPS 3R, dan TPST sebesar 212,43 ton per hari atau 19,70 persen
• BIN Semprot Masjid Al Ukhuwah, Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 Menuju New Normal
"Dengan adanya tambahan PDU dan BSI di Desa Sumbermulya ini kita harapkan target pengelolaan sampah bisa dicapai. Selain itu setiap tahun kita akan terus tambah jumlahnya," ujarnya.
Sementara itu Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya, Rosa Vivien Ratnawati menambahkan, bantuan PDU ini bisa mengelola sampah hingga kapasitas 10 ton per hari.
Sedangkan BSI bisa mengelola sampah hingga 1 ton per harinya.
"Bantuan ini diberikan karena Kabupaten Indramayu merupakan daerah yang sangat berkomitmen untuk terus melakukan penanganan dan pengelolaan sampah," ujar dia.
• Pandemi Covid-19 Masih Berlangsung, Karyawan Perusahaan Penjaminan Donasikan APD untuk Nakes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pusat-daur-ulang-pdu-dan-bank-sampah-induk-bsi-bantuan-dari-kementerian-lingkungan-hidup.jpg)