Breaking News:

Prospek Bisnis

Pendapatan Sejumlah Usaha Ini Melesat 300 Hingga 1.000 Persen, Ini Perincian Jenis Bisnisnya

Transaksi sektor usaha toko bangunan menurun 50 persen dan penurunan pendapatan 65 persen. Industri olahraga & hobi menurun hingga 90 persen dari segi

KOMPAS.COM
ILUSTRASI ponsel 

TRIBUNJABAR.ID, TRIBUN - Start up BukuWarung yang memiliki spesifikasi sebagai aplikasi pencatatan keuangan yang ditujukan untuk membantu usaha mikro kecil dan menengah, mencatat bahwa jumlah transaksi pada industri restoran anjlok hingga 70 persen dengan pendapatan turun hingga 80 persen.

Tak jauh berbeda dengan sektor restoran, industri olahraga & hobi, dan toko bangunan juga merasakan hal sama. Transaksi sektor usaha toko bangunan menurun 50 persen dan penurunan pendapatan 65 persen. Industri olahraga & hobi menurun hingga 90 persen dari segi pendapatan dan 50 persen penurunan transaksi.

Hal itu tak lain lantaran dampak adanya pandemi Covid-19. Data-data tersebut dihimpun dari seluruh pengguna aplikasi BukuWarung yang ada ini 34 provinsi di Indonesia, yang saat ini berjumlah 500.000 user periode Februari - Mei 2020

Pendiri BukuWarung, Abhinay Peddisetty, mengatakan, pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat secara umum berubah dari kebiasaan mereka yang dulu. Ia menambahkan, perlu adanya inovasi agar bisnis tetap relevan dengan tatanan kehidupan yang baru.

“Mereka yang meraup keuntungan dari perubahan kebiasaan ini harus bisa dengan bijak dalam pengelolaan, jangan sampai bisnis tak siap menghadapi lonjakan yang terjadi dalam kurun waktu yang singkat,” kata Abhinay dalam keterangan pers yang diterima Kontan.co.id, Kamis (11/6/2020).

Dampak yang berbeda justru dirasakan oleh beberapa industri dengan adanya imbauan untuk tetap tinggal di rumah, work from home, belajar dan beribadah di rumah beberapa waktu lalu.

Usaha pulsa dicatat BukuWarung mengalami peningkatan pendapatan hingga 1.000 persen, usaha kecantikan/kesehatan yang meningkat 800 persen, logistik meningkat hingga 400 persen, industri laundri yang meningkat 300 persen, dan sektor online shop meningkat 200 persen.

Kenaikan transaksi sektor usaha tersebut dari data BukuWarung ialah transaksi usaha pulsa naik 400 persen, usaha kecantikan/kesehatan naik 200 persen, logistik naik 300 persen, usaha laundri naik 300 persen transaksi, dan online shop naik 200 persen transaksi selama pandemi Covid-19.

Kondisi yang terjadi di industri UMKM sekarang ini, baik penurunan maupun peningkatan jumlah pendapatan perlu disikapi dengan bijak oleh UMKM. “Salah satu tatanan kehidupan baru adalah pemanfaatan teknologi digital. UMKM harus sadar bahwa pemanfaatan teknologi, di manapun tempatnya sudah tak terelakan lagi. Adopsi itu bisa dimulai dengan hal kecil, seperti pencatatan keuangan dan manajemen internal bisnis,” kata Abhinay.

BukuWarung sendiri diungkapkan Abhinay selalu berusaha menjadi mitra terbaik UMKM dalam hal pencatatan. Selain pencatatan keuangan dan utang pelanggan kami juga memiliki fitur untuk pengingat melalui SMS. BukuWarung juga memiliki fitur multi pembukuan yang bisa mengelola catatan banyak bisnis dalam satu akun.

Abhinay menyebut fitur ini sangat cocok bagi mereka yang di tengah pandemi ini mencoba peluang di lini bisnis baru. Yang nantinya membantu pemilik usaha melakukan keputusan yang tepat, serta memonitor perkembangan usahanya. (ratih waseso)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan Judul “ Start Up BukuWarung Catat Transaksi Industri Restoran Anjlok 70%,”

Editor: Darajat Arianto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved