Kasek SMKN Bawa Pistol ke Lokasi Sengketa di Garut, Bupati Malu, Ini Alasan dan Jenis Senpinya

Seorang kepala SMK di Garut membawa senjata api pistol ke lokasi sengketa soal penggunaan lahan eks Toserba Patriot di kawasan Simpang Lima, Garut

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
-
Ilustrasi : PNS membawa pistol. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT -  Seorang kepala SMK di Garut membawa senjata api pistol ke lokasi sengketa soal penggunaan lahan eks Toserba Patriot di kawasan Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul,

Sengketa penggunaan gedung itu terjadi antara SMKN 1 Garut dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Garut.

Gedung yang jadi toserba itu, sudah lama dipakai sebagai tempat praktik siswa SMKN 1 Garut.

Gedung itu dipakai para siswa SMKN 1 untuk praktikum wirausaha.

Namun sudah beberapa lama gedung tingkat dua itu dikosongkan.

Akhirnya Kadin Garut mengajukan penggunaan gedung itu sebagai sekretariat ke Pemkab Garut.

Pada Jumat (5/6/2020), pihak SMKN 1 Garut dan Kadin Garut terlibat perbincangan.

Dokter Reisa Jelaskan Soal Lamanya Waktu Pemakaian Masker, Anda Harus Tahu untuk Cegah Covid-19

Pihak Kadin sudah bersiap untuk menggunakan gedung eks Toserba Patriot.

Namun pihak SMKN 1 Garut menolak gedung itu dan menyebut Kadin menyerobot bangunan.

Pengurus Kadin Garut, Galih Qurbany mengatakan, pihaknya dituduh menyerobot lahan dan gedung milik pemerintah itu. Selama ini, gedung tersebut memang dikelola SMKN 1 Garut.

Namun pihaknya sudah mengajukan penggunaan gedung ke Pemkab Garut karena sudah tak dipakai pihak SMK.

"Kami sudah mengantongi izin penggunaan bangunan dari Pemkab. Tapi dituding melakukan penyerobotan lahan," kata Galih melalui keterangan tertulis, Selasa (9/6).

Nasib Pak Eko yang Rumahnya Terkepung Rumah Tetangga, 3 Bulan Nganggur, Terdampak Pandemi Corona

Galih menyebut, tidak pernah ada penyerobotan gedung tersebut untuk ditempati sebagai sekretariat Kadin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved