Pemkab Cirebon Minta Pihak Berwenang Perketat Ijin Keramaian Hajatan

Terutama saat acara tersebut akan dihadiri tamu ataupun keluarga hajat yang berasal luar daerah.

eki yulianto/tribun jabar
(ilustrasi) Acara hajatan di Desa Palabuan, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Sabtu (28/3/2020). Acara ini dibubarkan oleh polisi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon meminta pihak berwenang untuk memperketat izin keramaian hajatan.

Terutama saat acara tersebut akan dihadiri tamu ataupun keluarga hajat yang berasal luar daerah.

Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan, mengatakan, hal itu berkaitan adanya bayi berusia 50 hari yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah bertemu pamannya asal daerah episentrum dalam hajatan keluarga.

"Kami berharap ini menjadi perhatian pihak terkait yang berwenang dalam izin keramaian hajatan," ujar Nanan Abdul Manan melalui pesan singkatnya, Sabtu (6/6/2020).

Ia mengatakan, upaya tersebut juga menjadi bagian dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Jika ada tamu ataupun keluarga yang menggelar hajatan dari luar daerah maka diharapkan dapat melampirkan bukti rapid test maupun swab test yang menyatakan negatif Covid-19.

Menurut dia, pengetatan izin keramaian hajatan semacam itu dilakukan untuk mencegah adanya orang yang menjadi carier virus corona.

"Kasus bayi positif ini jadi bukti bahwa siapapun bisa menjadi carier tanpa disadarinya," kata Nanan Abdul Manan.

Saat ini, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut telah dirawat intensif di ruang isolasi rumah sakit.

Namun, Nanan memastikan berdasarkan hasil swab test kedua orang tua bayi itu negatif Covid-19.

Karenanya, hingga kini total pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Cirebon mencapai lima orang.

Sebab, sebelumnya ada lima pasien positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved