Di Tengah Pandemi, Sehari Bersama Dhuafa Tetap Digelar Al Masoem, Kali Ini Konsepnya Berbeda

Di tengah pandemi, Sehari Bersama Dhuafa tetap digelar oleh Al Masoem.

Istimewa
H Entang Masoem didampingi jajaran pengurus Masoem Grup menyerahkan bantuan kepada 500 Dhuafa di wilayah Cicalengka, Rancsekek, dan Cileunyi dalam rangka Haul (memperingati wafatnya) Bapak H Masoem, Ibu Hj Siti Aisyah Masoem dan H Nanang Iskandar Masoem. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Keluarga Besar H Masoem, melalui kegiataan usaha Al Masoem Grup, setiap tahun menyelanggarakan kegiatan sosial yang bertajuk Sehari Bersama Dhuafa.

Kegiatan rutin ini selalu diselenggarakan dalam rangka haul atau mengenang wafatnya H Masoem, Hj Siti Aisyah, dan H Nanang Iskandar Ma'soem.

Kegiatan haul kali ini, yaitu haul ke-19 H Masoem, ke- 16 Hj Siti Aisyah dan ke-6 H Nanang Iskandar Masoem berbeda dengan tahun sebelumnya.

Tahun-tahun sebelumnya para kaum dhuafa datang ke kampus Al Masoem.

Mereka diajak mengikuti berbagai arena permainan yang disiapkan, diberi uang tunai, dan menerima bingkisan berupa makanan dan minuman.

Karena tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19, maka pemberian bingkisan mereka tidak dilakukan di Kampus Al Masoem.

Anak dan cucu dari H Masoem sebagai penerus Al Masoem Grup datang langsung ke panti dhuafa menyerahkan bantuan uang dan bingkisan serta mendoakan Keluarga Besar Al Masoem yang telah berpulang.

Tidak kurang dari 500 orang kaum dhuafa dari 13 panti asuhan, rumah yatim dan panti jompo menerima bantuan uang tunai dan bingkisan dari keturunan H Masoem yaitu H Koko Tahkik Masoem, H Entang Rosadi Masoem, dan H Ceppy Nasahi Masoem beserta para cucu, Hj Yena Iskanndar Ma'soem, Iqbal Rallie Iskadar Masoem, dan Tonton Taufik Rachman.

Mereka secara serentak selepas salat Jumat 5 Juni 2020, menuju wilayah Cicalengka, Rancaekek, Talun, Abdi Negara, Kabupaten Bandung; Cimanggung, Jatinangor Kabupaten Sumedang; serta Ujungberung, Kota Bandung.

Mereka mengunjungi panti-panti itu berada untuk membagikan bingkisan dan uang tunai.

Suaranya Lirih, Menahan agar Tak Menangis, Widi Mulia Minta Doa untuk Kesembuhan Dwi Sasono

Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved