Breaking News:

Surat Pembaca

Tanggapan Surat Pembaca dr Ira Soal Kejelasan Perbaikan Alat USG Sogota, Surat Garansi Sudah Lewat

Tanggapan Surat Pembaca dr Ira Soal Kejelasan Perbaikan Alat USG Sogota. PT Setia Manggala Abadi menyebut Surat Garansi Sudah Terlewati.

Tanggapan Surat Pembaca dr Ira Soal Kejelasan Perbaikan Alat USG Sogota, Surat Garansi Sudah Terlewati

Dengan hormat,

Bersama surat ini Kami PT Setia Manggala Abadi mengajukan permohonan kepada Bapak/Ibu untuk dapat dimuat tanggapan Kami atas Surat Pembaca dr. Ira di TRIBUN JABAR tanggal 19 Mei 2020 dengan judul : Mohon Kejelasan Soal Perbaikan Alat Kesehatan USG Sogata.

Bahwa adapun Surat Surat Pembaca dr. Ira di TRIBUN JABAR tanggal 19 Mei 2020 dengan judul : Mohon Kejelasan Soal Perbaikan Alat Kesehatan USG Sogata, yaitu :

Surat Pembaca: Mohon Kejelasan Soal Perbaikan Alat Kesehatan USG Sogata

Surat Pembaca

Saya dr.Ira Febri Yani, Sp. OG.,M.Kes pada bulan Mei 2017 dalam satu pameran alkes, tertarik dengan promosinya membeli 1 ( satu) unit USG merk Sogata model SG80 4D dari PT. Fortuna Sembada Makmur Medika dengan harga Rp. 450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah) dan buku panduannya saya baru menyadari kemudian ternyata dalam bentuk foto copy , saya dalam menggunakannya alat tersebut bisa dikatakan sangat jarang karena pada waktu itu lebih banyak di luar negeri.

Hal dapat dilihat dari memori waktu penggunaan alat, bahwa setelah kurang 2 (dua) tahun pembelian tepatnya Maret 2019 , alat termaksud mengalami masalah, dan saya menghubungi penjual yakni PT. Fortuna Sembada Makmur Medika selaku penjual dan kemudian di arahkan ke PT Setia Manggala Abadi selaku perusahaan penyedia Ultrasound merk Sogata.

kemudian pihak PT.Setia Mangala Abadi mengirim teknisinya yang dalam pengerjaan perbaikan USG merek Sogata model SC680 saat itu juga menyatakan ada komponen yang harus di perbaiki dan teknisi menawarkan untuk diganti dan yang anehnya ternyata pada saat itu teknisi sudah membawa komponen mesin yang diklaim oleh pihak teknisi rusak sehingga harus diganti namun tidak disertai dengan sheet order.

Setelah diperbaiki sewaktu ditanya biayanya, disampaikan oleh teknisi agar menghubungi kantor, setelah beberapakali kantornya dihubungi, baru sebulan kemudian ditanggapi dengan mengatakan biaya perbaikan 8000 $ atau sekitaran Rp
120 .000.000,- ( seratus dua puluh juta rupiah ).

Halaman
123
Editor: Kisdiantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved