Rumah Petani di Indramayu Dilalap Api, Gabah 20 Ton Hasil Panen Terbakar, Korban Rugi Rp 500 Juta
Rumah milik seorang petani di Indramayu terbakar. Dua puluh ton gabah hasil panen dilalap api.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Rumah milik seorang petani di Kabupaten Indramayu ludes dilalap si jago merah, Rabu (3/6/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa ini terjadi di Blok Jembatan, Desa Gadel, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.
Komandan Regu 1 Damkar Kabupaten Indramayu, Kasiman mengatakan, api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik.
"Rumah permanen yang terbakar, pemilik rumah ibu Ratinah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Kasiman mengatakan, akibat insiden itu seluruh isi rumah hangus tak bersisa, seperti uang tunai senilai Rp 5 juta, alat-alat elektronik, termasuk gabah hasil panen juga ikut terbakar.
Diperkirakan ada seberat 20 ton gabah baru panen yang terbakar akibat kejadian itu.
"Tapi dari keseluruhan tidak habis semua masih ada yang terselamatkan," ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat bencana kebakaran tersebut.
Saat kebakaran kondisi rumah diketahui dalam keadaan kosong.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB setelah diterjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
"Kerugian ditaksir sebesar Rp 500 juta," ujar Kasiman.
• Polri Peduli, Polres Subang Salurkan 2.000 Paket Beras dari Polda Jabar ke Warga Terdampak Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kebakaran-indramayu-tukdana.jpg)