Imbas Pandemi Corona, Sebagian Lapak Onderdil Motor di Cinunuk Tutup karena Sepi Pengunjung

Lapak onderdil motor di Jalan Raya Cinunuk-Cileunyi, Kabupaten Bandung, sebagiannya ditutup sementara.

Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Lapak onderdil motor di Jalan Raya Cinunuk-Cileunyi, Kabupaten Bandung, sebagiannya ditutup sementara karena imbas pandemi Covid-19, Selasa (2/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lapak onderdil motor di Jalan Raya Cinunuk-Cileunyi, Kabupaten Bandung, sebagiannya ditutup sementara.

Pemilik memilih menutup lapak karena imbas pandemi Covid-19. Banyak  penjual onderdil di sana lebih memilih berada di rumah karena sepi pengunjung.

Sunarya (34), satu di antara pemilik lapak onderdil motor di Jalan Raya Cinunuk-Cileunyi, menuturkan sebelum terjadi pandemi Covid-19, sekitar 10 lapak di sana tetap dibuka. Namun, kini hanya tiga lapak saja yang masih beroperasi.

Sunarya mengaku, lapak-lapak orderdil di lokasi tersebut sepi pengunjung karena diberlakukannya kebijakan diam di rumah, larangan bepergian, serta pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Sementara kami butuh uang masukan untuk kehidupan sehari-hari. Karena tak ada pendapatan, banyak dari teman-teman saya di sini memilih menutup lapaknya," ujar Sunarya kepada Tribun, saat ditemui di lapak miliknya, Selasa (2/6/2020).

Ia menambahkan, imbas dari pandemi Covid-19 ini menyebakan penurunan omzet yang signifikan. Hal itu membuat sebagian pemilik lapak beralih profesi.

"Karena tak ada omzet beberapa dari mereka memilih untuk tutup. Saya bertahan karena tidak ada pilihan pekerjaan lainnya. Walaupun sepi, tetap ada juga yang datang, walaupun hanya satu hingga tiga orang dalam sehari. Kalau ke depan kondisi masih seperti ini, bisa-bisa lapak saya juga akan tutup," kata Sunarya.

Mario Jardel Tetap Fokus Jaga Kebugaran, Mulai Rindukan Kota Bandung

Lapak onderdil motor di Jalan Raya Cinunuk-Cileunyi ini menyediakan berbagai macam aksesori dan suku cadang bekas untuk sepeda motor.

Ada bodi, ban, shock breaker, pelek, kenalpot racing atau kenalpot standar, spion, lampu, pelindung pelat nomor polisi, rem, dan cakram.

Istri Pembunuh George Floyd Bukan Cuma Ingin Cerai, Tapi Juga tentang Ini

Untuk mempermudah pembeli memilih barang yang diinginkan, para penjual onderdil motor mengelompokkan barang-barang dagangan mereka berdasarkan jenisnya.

Harga suku cadang bekas dan aksesori motor ini pun bervariasi, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 300 ribu.

Ditolak 4 RS karena Fokus Tangani Pasien Covid-19, Korban Kecelakaan Tunggal Meninggal Dunia

Harga yang sangat murah membuat anda bisa bebas memborong barang yang disenangi. Di sana, pembeli tak perlu malu untuk memegang atau mencobanya terlebih dahulu.

Meski suku cadang bekas tersebut telah dibanderol oleh sang penjual, Anda bisa saja menawar hingga mendapatkan harga yang diinginkan. (*)

Penulis: Fasko dehotman
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved