Breaking News:

Ibadah Haji 2020 DIBATALKAN, Bagaimana dengan CJH yang Sudah Lunas Bayar? Ini Penjelasannya

Fachrul mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi VIII DPR RI

Editor: Ravianto
TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
ANTRE TURUN -- Jemaah haji mengantre turun dari pesawat ketika tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Sebanyak 440 jamaah haji kloter pertama asal DKI Jakarta tiba setelah menunaikan ibadah haji 2015. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama akhirnya memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji dari Indonesia pada tahun ini.

"Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 1441 Hijriah atau tahun 2020 masehi," ujar Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Keputusan ini diambil setelah pemerintah Arab Saudi tidak juga membuka akses kepada negara manapun untuk menyelenggarakan ibadah haji.

"Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun."

"Akibatnya pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan utamanya dalam pelayanan dan perlindungan," ucap Fachrul.

Fachrul mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi VIII DPR RI untuk mengambil keputusan ini.

Seperti diketahui, Kementerian Agama sebelumnya telah menetapkan tenggat waktu keputusan mengenai haji Pemerintah Arab Saudi pada 20 Mei 2020.

Bagi yang Sudah Bayar Lunas

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia membuat pelaksanaan ibadah haji 2020 batal.

Arab Saudi hingga sekarang masih menutup Makkah, tempat dilaksanakannya ibadah haji.

Namun, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis mengatakan pemerintah sudah menyiapkan skenario jika Arab Saudi menutup Mekah tahun ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved