Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung Robert Berikan Pandangannya Terkait New Normal

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberikan komentarnya terkait kebijakan new normal atau AKB yang mulai diterapkan di Indonesia

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberikan komentarnya terkait kebijakan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang mulai diterapkan di Indonesia.

Menurut Robert, AKB sudah diberlakukan oleh beberapa negara setelah berbulan-bulan menghadapi virus corona.

"New normal bukan hanya di Indonesia tapi juga menjadi tren di seluruh dunia. Orang-orang harus mulai hidup berdampingan dengan (covid-19)," ujar Robert melalui sambungan telepon, Senin (6/1/2020).

Soal Lanjutkan Liga atau Diganti dengan Turnamen, Ini Kata Pelatih Persib Bandung

Pelatih asal Belanda itu mengakui bahwa masih banyak perdebatan soal AKB dan sifat dari virus corona.

Selain itu, banyak juga yang mengutarakan pendapatnya tentang virus corona yang diciptakan oleh manusia atau alam.

"Masih banyak perdebatan soal apa yang benar dan yang salah, bagaimana kehadiran virus atau bakcteri ini, apakah dibuat oleh manusia atau merupakan transmisi dari binatang. Jadi pertanyaannya adalah apa sebenarnya yang menjadi penyebab wabah penyakit ini," katanya.

Dua Bulan Latihan di Rumah, Kapten Persib Bandung Akui Bukan Kondisi Terbaik

Hingga saat ini, Covid-19 belum ditemukan vaksin maupun obat untuk menyembuhkannya.

Robert mengungkapkan bahwa saat ini, manusia hanya bisa mencegahnya dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk saat ini, yang terpenting semua butuh melakukan social distancing, menjaga kebesihan dan membuka mata soal bahayanya berinteraksi di masyarakat. Jadi semua harus lebih disiplin dalam berperilaku," katanya.

"Kami tidak bisa menyalahgunakan apa yang semua sudah diberikan oleh planet ini, karena kami mulai merusak segalanya di planet ini. Jadi virus ini mengingatkan bahwa kami begitu rentan dan manusia akan begitu mudahnya (terdampak)," ucapnya.

Sudah 7 Tahun di Persib Bandung, Febri Hariyadi Tak Berambisi Jadi Kapten, Terungkap Alasannya

Segala yang terjadi di dunia saat ini kata Robert memang mengubah kebiasaan manusia dalam hidup.

Termasuk dalam sepak bola yang harus mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru.

"Jadi kami harus mulai mengikuti new normal dan dalam cakupan kami ini termasuk bagaimana situasi di ruang ganti, kondisi di lapangan dan interaksi sosial dengan fans juga harus diubah sesuai dengan anjuran. Saya rasa jika mengikuti itu, semua bisa memulai lagi (kompetisi) dan itu positif," katanya.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved