Breaking News:

Kota Bandung Tanpa Titik Check Point Lagi, Buka-Tutup Jalan Masih Berlaku

Selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional di Kota Bandung, 19 titik check point dihilangkan.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
POLISI berjaga di titik penutupan di Jalan Buahbatu, Rabu (29/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurhaman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional di Kota Bandung, 19 titik check point dihilangkan. Tanpa check point, penyekatan atau buka-tutup jalan masih tetap berlaku hingga 2 Juni 2020.

Demikian dikatakan Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Pujiyono, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jumat (29/5/2020).

"Masih tetap (penyekatan atau buka-tutup jalan) mungkin sampai tanggal 2 (Juni 2020), karena nanti itu kan perbankan sudah mulai 30 persen sesuai dengan apa yang diarahkan Pak Wali (Oded M Danial)," ujar Asep.

Personel polisi yang bertugas di pos check point, kata dia, kini ditugaskan untuk mengawasi tempat-tempat publik seperti pasar dan rumah makan untuk memastikan tidak ada kerumunan lebih dari lima orang.

Diperpanjang hingga 7 Juni, Ini Jadwal Perjalanan Kereta Luar Biasa yang Terbaru

"Kami tetap melakukan kegiatan-kegiatan pengawasan yang sudah dilakukan atau diperbolehkan 30 persen tadi, jadi polisi ataupun TNI tetap melakukan pengawasan," katanya.

Untuk sanki, kata dia, masih sama yakni berupa teguran hingga penahanan kartu identitas dan catatan kepolisian bagi pelanggar yang ngeyel.

"Kita lihat nanti, kalau misalnya diingatkan masih bisa, ya udah," ucapnya.

Viral Tulisan Peringatan di Rumah yang Ditinggal Penghuninya Mudik, Kesepakatan Warga Desa Gandasari

Kasat Lantas Polrestabes Bandung, Kompol Catur Bayu, menambahkan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari kabag ops perihal titik mana saja yang masih diberlakukan penyekatan atau buka-tutup jalan.

"Rencana operasinya ada di kaba gops, kami kan nunggu perwal juga. Perwal PSBB proposional itu seperti apa," ujar Catur Bayu.

Potret Cantik Alma Istri Bohim Preman Pensiun, Tak Disangka Aslinya Berjualan Ayam di Pasar Lembang

"Jadi setelah perwal itu dikeluarkan, baru bagops nanti membuat rencana operasi, karena nanti kalau kami buat dan bertentangan dengan perwal, kan salah juga," katanya lagi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved