Sultan Kasepuhan Cirebon Pastikan Pembukaan Wisata Keraton Terapkan Protokol Kesehatan
Wisata Keraton Kasepuhan Cirebon dibuka kembali mulai hari ini setelah ditutup sementara sejak akhir Maret 2020.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Wisata Keraton Kasepuhan Cirebon dibuka kembali mulai hari ini setelah ditutup sementara sejak akhir Maret 2020.
Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, memastikan protokol kesehatan benar-benar diterapkan di destinasi wisata Kota Udang itu.
Menurut dia, setiap pengunjung diwajibkan mengenakan masker saat berwisata di Keraton Kasepuhan.
• Pantai Pangandaran Kembali Dibuka untuk Wisatawan di Bulan Juni Ini, Catat Tanggal Dibukanya!
"Kami juga menyediakan hand sanitizer di setiap pintu masuk keraton," kata Arief Natadiningrat saat ditemui di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Sabtu (30/5/2020).
Ia mengatakan, tempat cuci tangan juga bakal disediakan di seluruh areal Keraton Kasepuhan.
Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan wastafel dan menentukan lokasi penempatannya sehingga dapat digunakan pengunjung setiap saat.
Selain itu, para pemandu wisata Keraton Kasepuhan juga bakal menggunakan masker saat bertugas.
"Para guide juga akan mengingatkan pengunjung yang datang untuk selalu menjaga jarak," ujar Arief Natadiningrat.
• Tutup Sementara Sejak Akhir Maret 2020, Hari Ini Wisata Keraton Kasepuhan Cirebon Dibuka Lagi
Bahkan, kebijakan itupun diberlakukan di seluruh destinasi wisata di lingkungan Keraton Kasepuhan.
Di antaranya, Museum Benda Pusaka dan Dalem Agung Pakungwati Keraton Kasepuhan.
Tak hanya itu, hal serupa juga diberlakukan di Taman Air Gua Sunyaragi dan kompleks Makam Sunan Gunung Jati.
"Kami tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan di Keraton Kasepuhan, Gua Sunyaragi, dan makam Sunan Gunung Jati," kata Arief Natadiningrat.
