Penting! Ini Kewajiban Masyarakat Saat Ibadah di Rumah Ibadah Selama Pandemi Covid-19, Edaran Menag

Menteri Agama RI, Fachrul Razi, menerbitkan surat edaran mengenai panduan penyelenggaraan ibadah di rumah ibadah selama masa pandemi virus corona.

firman wijaksana/tribunjabar
ILUSTRASI - Warga Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota menggelar salat Id di masjid kompleks dengan melakukan jaga jarak, Minggu (24/5/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - Menteri Agama RI, Fachrul Razi, menerbitkan surat edaran mengenai panduan penyelenggaraan ibadah di rumah ibadah selama masa pandemi virus corona atau Covid-19 ini.

Surat edaran itu bertajuk 'Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid di Masa Pandemi'.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunJabar.id, Sabtu (30/5/2020), Fachrul Razi menjelaskan, surat edaran mencakup panduan pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah pada masa pandemi, yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah atau kolektif.

Surat edaran itu diterbitkan sebagai respons atas kerinduan umat beragama untuk kembali melaksanakan ibadah di rumah ibadah masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Rumah ibadah harus menjadi contoh terbaik pencegahan persebaran Covid-19,” kata Fachrul Razi di Jakarta.

Lebih jauh, dia mengatakan, di dalam edaran itu mengatur kegiatan keagamaan inti dan kegiatan keagamaan sosial di rumah ibadah.

Aturan itu berdasarkan situasi riil terhadap pandemi Covid-19 di lingkungan rumah ibadah tersebut, bukan hanya berdasarkan status zona yang berlaku di daerah.

“Meskipun daerah berstatus zona kuning, namun bila di lingkungan rumah ibadah tersebut terdapat kasus penularan Covid-19, maka rumah ibadah dimaksud tidak dibenarkan menyelenggarakan ibadah berjamaah/kolektif,” ujar Fachrul Razi.

Dia menggaris bawahi, rumah ibadah yang dibenarkan untuk menyelenggarakan kegiatan berjamaah/kolektif adalah yang berdasarkan fakta lapangan serta angka R-Naught/RO dan angka Effective Reproduction Number/RT, berada di kawasan/lingkungan yang aman dari Covid-19.

New Normal atau AKB di Jawa Barat, Ini Tahapan Pembukaannya, Tempat Ibadah Dibuka Duluan

Hal itu ditunjukkan dengan Surat Keterangan Rumah Ibadah Aman Covid dari Ketua Gugus Tugas Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan sesuai tingkatan rumah ibadah dimaksud, setelah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah setempat bersama Majelis-majelis Agama dan instansi terkait di daerah masing-masing.

Halaman
1234
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved