Bapenda Kabupaten Bandung Kejar Penunggak PBB Tahun Lalu, Proyeksi Tahun Ini Hanya Rp 60 M

Pendapatan dari pajak bumi dan bangunan (PBB) Kabupaten Bandung, pada tahun 2020 dipastikan menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Kepala Bidang Pendapatan II Bapenda Kabupaten Bandung, Kankan Taufik Berawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pendapatan dari pajak bumi dan bangunan (PBB) Kabupaten Bandung, pada tahun 2020 dipastikan menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu imbas pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Pendapatan II Bapenda Kabupaten Bandung, Kankan Taufik Berawan, mengatakan, Bapenda Kabupaten Bandung awalnya memproyeksikan pemasukan dari PBB sekitar Rp 155 miliar untuk tahun 2020. Proyeksi itu sebelum adanya wabah Covid-19.

Suasana di Kantor Bapenda Kabupaten Bandung, Jumat (29/5/2020).
Suasana di Kantor Bapenda Kabupaten Bandung, Jumat (29/5/2020). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Namun, karena adanya Covid, proyeksi pendapatan dari PBB itu menurun menjadi sekitar Rp 60 miliar saja," ujar Kankan di kantornya yang berada di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (29/5/2020).

Menurut Kankan, Bapenda akan memanfaatkan sekitar 400 ribu penunggak PBB di tahun 2019.

Anggaran Taman di Kota Bandung Dipangkas 50 Persen, di Antarannnya Pengadaan Lahan Taman RW

"Supaya dapat memasok pendapatan daerah dari pajak yang tertunggak," kata Kankan.

Kankan memaparkan, sebetulnya di tahun 2019 itu ada satu juta SPPT, tapi yang bayar pajak hanya 400 ribu.

Antisipasi Jadi Klaster Baru di Dunia Pendidikan, Menko PMK Masih Godok KBM Saat New Normal

"Sasaran pajak kita ini adalah yang punya tunggakan pajak," tuturnya.

Tanda Pagar BoikotTVRI Menggema di Twitter, Ada Cuitan Direktur Utama tentang Miyabi

Sebab Bapenda Kabupaten Bandung mengratiskan wajib pajak untuk tagihan yang di bawah Rp 500 ribu pada 2020 ini dengan syarat tak memiliki tunggakan. Selain itu juga diskon 50 persen bagi wajib pajak yang tagihannya kurang dari Rp 5 juta. (*)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved