Anggaran Taman di Kota Bandung Dipangkas 50 Persen, di Antaranya Pengadaan Lahan Taman RW

DPKP3 Kota Bandung memangkas anggaran tahun 2020 sebesar 50 persen untuk kepentingan penanganan Covid-19.

Tribun Jabar/ Cipta Permana
ILUSTRASI - Wali Kota Bandung, Oded M Danial, menyapa warga di Taman Regol. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung memangkas anggaran tahun 2020 sebesar 50 persen untuk kepentingan penanganan Covid-19.

"Anggaran tahun 2020 sebesar Rp 403 miliar setelah dirasionalisasi hanya Rp 230 miliar," ujar Kepala DPKP3 Kota Bandung, Dadang Dharmawan, di Balai Kota Bandung, Jumat (29/5/2020).

Anggaran dirasionalisasi sesuai dengan surat keputusan bersama pemerintah pusat dan peraturan wali kota.

Menurut Dadang Dharmmawan, anggaran yang dipangkas di antaranya dana pengadaan lahan taman RW dan lahan kantor kelurahan.

Anggaran yang dipertahankan di antaranya honor pekerja harian lepas (PHL) yang mengurus taman. "Tidak mungkin honor pekerja yang ngurus taman harus dipangkas, apalagi di tengah pandemi Covid-19," ujar Dadang.

Jumlah taman di Kota Bandung sekarang ini sekitar 700 taman termasuk taman RW.

Jumlah PHL DPKP3 untuk pemeliharaan taman sebanyak 300 orang.

Namun ada 100 orang yang dirumahkan, dengan kriteria yang berdomisili di luar Kota Bandung dan sudah lanjut usia.

Antisipasi Jadi Klaster Baru di Dunia Pendidikan, Menko PMK Masih Godok KBM Saat New Normal

"Sedangkan 200 orang lainnya, tetap bekerja merawat taman. Meskipun tidak ada tambal-sulam untuk penggantian bunga," ujar Dadang.

Anggaran yang dipertahankan lainnya adalah pengadaan lahan untuk puskesmas, pengadaan lahan untuk sekolah rintisan SMP 66 Gedebage, Cinambo, dan untuk pemeliharaan taman.

Tanda Pagar BoikotTVRI Menggema di Twitter, Ada Cuitan Direktur Utama tentang Miyabi

Penundaan pengadaan lahan ini, menurut Dadang, tidak bisa direalisasikan tahun depan lantaran keterbatasan anggaran juga. Sebab anggaran tahun depan pun minim.

6 Tahun yang Lalu di Musim Juara, Persib Gebuk Persegres di Jalak Harupat Makan Konate Cetak Gol

"Untuk tahun depan hanya menganggarkan sebesar Rp 275 miliar karena kemampuan anggaran pasti terganggu dengan adanya pandemi Covid-19 dan pendapatan pajak minim sehingga pengajuan anggaran tidak bisa maksimal," ujar Dadang. (*)

Penulis: Tiah SM
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved