New Normal di Jabar

Ketua IDI Jabar Beberkan Soal Kunci Keberhasilan New Normal, Bebas dari Covid-19

Ketua IDI Jawa Barat, Eka Mulyana mengatakan, kunci keberhasilan penerapan new normal atau tatanan normal baru adalah kedisiplinan masyarakat

TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Ketua IDI Jabar dr Eka Mulyana 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Jawa Barat, Eka Mulyana mengatakan, kunci keberhasilan penerapan new normal atau tatanan normal baru adalah kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan yang ketat saat beraktivitas. 

Eka mengaku mendukung rencana pemerintah yang akan menyiagakan personel TNI dan Polri saat penerapan new normal di Jawa Barat awal Juni 2020, sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat.

"Kami dukung penuh rencana pemerintah menugaskan TNI Polri di tengah masyarakat, karena tanpa kedisiplinan sia-sia new normalnya, hasil yang sudah ada perbaikan itu bisa turun lagi," ujar Eka, saat dihubungi, Kamis (28/5/2020). 

Asosiasi Pengelola Mal Jabar Siap Disanksi Jika Langgar Protokol Kesehatan Saat New Normal

Dikatakan Eka, saat ini Provinsi Jawa Barat sebenarnya sudah memiliki progres dalam mengendalikan penyebaran virus corona dan bersiap menerapkan new normal.

Menurut Eka, tingkat penularan virus corona atau R0 di Jawa Barat sudah menurun dari 2,5 menjadi 1,06. Artinya, masih ada penularan virus corona antarmanusia dari 1 orang ke satu orang lainnya. Jika tidak ingin ada penularan antar manusia maka R0 harus dibawah 1. 

"Artinyakan tinggal sedikit lagi ini. Jangan sampai, dengan new normal ini terjadi salah faham di tengah masyarakat malah naik lagi R0 nya," katanya.

IDI: Jabar Belum Penuhi Semua Syarat untuk Penerapan New Normal

Disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan selama penerapan new normal, kata Eka, menjadi tugas bersama.

"Bukan hanya tenaga medis, bukan hanya petugas PSBB. Selama ini yang dikhawatirkan di tengah masyarakat seolah kondisi normal, padahal ini new normal bukan kembali normal, bedakan," ucapnya.

"Tujuannya adalah aktivitas tetap produktif, tapi penularan atau penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Itukan suatu hal yang tidak mudah, pada kenyataannya di lapangan, sehingga bagaimana supaya ini bisa berjalan lancar, salah satunya adalah kedisiplinan di tengah masyarakat bisa ditegakan, jadi kuncinya disiplin dalam menerapkan protokol Covid-19," tambahnya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved