Kabupaten Indramayu Jadi Daerah dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Ciayumajakuning

Kabupaten Indramayu menjadi daerah dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 tertinggi di Ciayumajakuning.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Kamis (28/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu menjadi daerah dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 tertinggi di Ciayumajakuning.

Yakni meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, serta Kabupaten Kuningan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, tercatat hingga Rabu 27 Mei 2020 sedikitnya ada sebanyak 16 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

Guru Honorer di Indramayu Ini Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Suami yang Sering ke Jakarta

"Dalam daerah di Ciayumajakuning maka Indramayu mempunyai kasus tertinggi dibanding wilayah lainnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu, Kamis (28/5/2020).

Sedangkan di Kota Cirebon kasus positif Covid-19 diketahui ada sebanyak 8 kasus, Kabupaten Cirebon sebanyak 10 kasus.

Selanjutnya, Kabupaten Majalengka sebanyak 6 kasus, dan Kabuapten Kuningan dengan sebanyak 14 kasus.

Deden Bonni Koswara mengatakan, pihaknya juga sudah melaksanakan sebanyak 1.239 pemeriksaan rapid test untuk memetakan penyebaran virus corona.

Sebanyak 17 orang di antaranya dengan hasil reaktif dan sisanya sebanyak 1.222 orang non reaktif.

Sedangkan pemeriksaan PCR atau swab tenggorokan sudah dilakukan terhadap 484 sampel atau orang.

"Dari 484 sampel sebanyak 268 sampel sudah diketahui hasilnya, yaitu 15 pasien positif (test ke-1), 6 pasien positif (test ke-2), 219 pasien negatif (test ke-1), 28 pasien negatif (test ke-2)," ujar dia.

Adapun untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 883 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 172 orang, dan PDP meninggal ada sebanyak 57 orang.

Kasus Covid-19 ini terus bertambah meski pelaksanaan Pemabatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di Kabupaten Indramayu masih dilaksanakan hingga 29 Mei 2020 mendatang.

"Jadi diimbau kepada masyarakat untuk lebih berhatian menjaga kesehatan supaya tidak tertular virus corona," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved