Persib Bandung

Alasan Robert Alberts Mengapa Liga 1 2020 Harus Terus Dilanjutkan

Robert Alberts yakin bahwa seharusnya Liga 1 bisa tetap berjalan meskipun harus dengan protokol yang ketat.

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Robert Alberts dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan Arema FC vs Persib Bandung di Stadion Kajuruhan, Malang, Minggu 8/3/2020). Tuan rumah kalah 1-2. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, masih cukup optimis Liga 1 2020 dapat berlanjut setelah mengelami penundaan karena pandemi corona.

Namun kata Robert, keputusan akhir tetap ada di Pemerintah Indonesia yang menjadi penentu aman tidaknya Liga 1 dilanjutkan.

"Saya pikir ada banyak harapan dari orang-orang yang terlibat di sini, bukan hanya PSSI. Hal yang utama adalah deklarasi dari pemerintah apakah menentukan masa darurat bencana berakhir atau dilanjutkan untuk Indonesia," ujar Robert, melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (27/5/2020).

Pelatih asal Belanda itu menambahkan bahwa optimisme dirinya terhadap penyelenggaraan Liga 1 adalah karena situasi yang sudah mulai membaik.

Bahkan di beberapa negara, tren penularan Covid-19 sudah jauh menurun. Adapula negara yang sukses menihilkan penyebaran virus corona.

"Melihat apa yang terjadi di dunia, semua sudah semakin paham soal virus ini sekarang. Kalian bisa lihat beberapa negara yang hancur karena corona lebih dari Indonesia kini sudah mulai bangkit. Penerbangan sudah mulai dibuka lagi, kebijakan lockdown dicabut, kegiatan masyarakat mulai kembali normal, tempat kerja dan toko sudah mulai dibuka, kegiatan olahraga terutama sepakbola juga sudah dibolehkan lagi," ujar Robert, Rabu (27/5/2020).

Istilah new normal yang kini digaungkan oleh Pemerintah Indonesia pun mendapat respons dari mantan pelatih Arema FC tersebut. Menurutnya hal itu harus mulai bisa diadapatasikan oleh seluruh masyarakat dunia.

"Tapi seperti yang dikatakan presiden Indonesia, kami harus mulai hidup dengan 'new normal' dan itu bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Jadi jika kalian melihat trennya sekarang, orang-orang harus mulai paham bahwa covid adalah sesuatu yang hidup bersama-sama untuk saat ini. Kalian harus mengikuti arahan yang dibuat oleh kementrian kesehatan seperti bagaimana memperhatikan kebersihan, tidak berada di tempat yang ramai," katanya.

"Dan seperti hasil penelitian bahwa resiko transmisi virus jauh lebih kecil pada kegiatan outdoor ketimbang kegiatan indoor atau sesi diskusi tatap muka. Jadi kami melihat ke depan soal 'new normal' dan olahraga kembali diizinkan digelar, sepakbola di beberapa negara menjadi olahraga yang pertama dimainkan lagi meskipun tanpa penonton karena masih sangat beresiko menularkan virus," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved