Rejeki, Masker yang Dijual Yana, Seorang Penyandang Disabilitas, Diborong Dedi Mulyadi

masker yang Yana jual tersebut diborong oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi saat dirinya tengah berjualan di seputaran Jalan Veteran

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
masker yang Yana jual tersebut diborong oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi saat dirinya tengah berjualan di seputaran Jalan Veteran, Selasa (26/5/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Rejeki nomplok dirasakan Yana (40) seorang penyandang disabilitas yang setiap hari berkeliling jualan masker karakter di seputaran Munjul dan Jalan Veteran, Purwakarta.

Pasalnya, masker yang Yana jual tersebut diborong oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi saat dirinya tengah berjualan di seputaran Jalan Veteran, Selasa (26/5/2020).

Dedi Mulyadi saat tengah berada di rumah karantina pasien positif Covid-19 di Jalan Veteran, dirinya memanggil Yana yang tengah melintas.

Dedi pun kemudian berbincang-bincang dan menawarkannya untuk menborong barang dagangan Yana.

"Orang mana? Itu kenapa (tangannya)? Saya borong semua ya, ditambah saya kasih sembako juga ya," kata Dedi seraya menyebut memborong seluruh masker tersebut seharga Rp 2,5 juta.

Yana (40) seorang penyandang disabilitas sehari-hari berjualan masker di wilayah Munjul dan Jalan Veteran, Purwakarta. Dengan kondisi yang tak seperti orang normal, Yana berjalan menelusuri pusat-pusat keramaian untuk menjajakan barang dagangannya.

Saat ditemui Tribun Jabar di Jalan Veteran, Yana mengisahkan awal mula kondisinya menjadi seperti saat ini.

Menurutnya, tiga tahun lalu dia sempat bekerja sebagai kuli bangunan dan saat itu dirinya tengah memasang atap. Tapi, tak sengaja dirinya menyentung kabel yang memiliki jaringan listrik kuat.

"Tiga tahun lalu kecelakaan saat bekerja jadi kuli bangunan. Sehingga mengharuskan tangan saya diamputasi karena tersetrum listrik," ujarnya.

Maling Ini Curi Ponsel di Rumah Sakit, Ternyata Milik Pasien Positif Covid-19, Ini Akibatnya

Yana mulai berjualan masker pada Ramadan kemarin. Sebelum berjualan masker ini dirinya berjualan makanan ringan berkeliling seperti yang dia lakukan saat berjualan masker.

Masker yang dijual Yana seharga Rp 10 ribu. Masker ini memiliki berbagai karakter, mulai karakter pria berjenggot, berkumis, hingga karakter anak-anak.

"Satunya Rp 10 ribu. Jadi, saya menjual masker ada orang yang menyuruh untuk dijual dan saya mendapatkan dari satu masker Rp 2.500," ujarnya.

BERITA BAIK, Jumlah Pasien Positif Covid-19 yang Sembuh di Kota Cimahi Bertambah

Dalam sehari, kata Yana, dirinya mampu menjual 30 masker dari 100 masker yang dijajakannya. Dia banting tulang untuk menjual masker ini demi menghidupi istri dan lima anaknya yang tinggal di Kelurahan Munjul, Kecamatan Purwakarta.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved