Mal di Bandung Buka Lagi

Ini Deretan Persyaratan yang Harus Dijalani Mal di Kota Bandung, Melanggar Maka Bisa Ditutup

Disdagin Kota Bandung mengajukan relaksasi sektor ekonomi dengan berakhirnya masa PSBB.

Tribun Jabar/Isal Mawardi
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengajukan relaksasi sektor ekonomi dengan berakhirnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung, Jumat (29/5/2020).

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah, mengatakan, relaksasi bidang ekonomi di antaranya membuka mal dengan persyaratan sangat ketat.

"Para pengusaha mal yang tergabung di Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sudah menandatangani kesepakatan untuk dipatuhi," ujar Elly di Balai Kota Bandung, Rabu (27/5/2020).

Elly mengatakan persyaratan sangat ketat khususnya terkait protokol kesehatan karena tidak mau PSBB yang sudah diperpanjang tiga kali tidak ada hasilnya.

Para pengusaha mal berharap bisa membuka kembali usahanya pada Sabtu (30/5/2020).

Persyaratan pertama yang harus dipenuhi membentuk tim Covid-19 dengan menyediakan alat pelindung diri (APD) lengkap termasuk oksigen dan tim medis.

Kabar Baik dari Purwakarta, Lima Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Gelombang Pasang Landa Pantai Selatan Kabupaten Tasikmalaya, Jadi Tontonan Warga

Syarat lainnya yang harus dipenuhi para pengelola mal, pengunjung yang ada diarea mal harus berjumlah 50 persen dari kapasitas mal.

Selain itu juga, setiap mal diwajibkan menyediakan sekitar 20 ruangan isolasi serta menyediakan alat cuci tangan dan pengukur suhu tubuh di setiap pintu masuk.

Selain itu, jam operasional mal juga dibatasi, dari pukul 10.00 hingga 20.00.

Halaman
12
Penulis: Tiah SM
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved