Pemerintah Larang Mudik

34 Ribu Pemudik di Cianjur Diimbau Tak Balik ke Jakarta, Kapolres: Petugas Siap Halau di Perbatasan

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengimbau pemudik agar tidak kembali lagi ke Jakarta setelah pulang kampung saat Lebaran.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto meninjau lokasi penyekatan di perbatasan Cianjur-Puncak-Bogor, Rabu (27/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Data kepolisian mencatat sudah ada 34 ribu pemudik ke Cianjur.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengimbau pemudik agar tidak kembali lagi ke Jakarta setelah pulang kampung saat Lebaran.

Hal ini dikarenakan adanya syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk bisa kembali ke Jakarta.

Hadapi Penerapan New Normal, Tim Gabungan TNI-Polri di Kota Tasikmalaya Tinjau 6 Toserba dan Mal

Apalagi jika para ex pemudik berasal dari daerah zona merah, maka akan menaikkan potensi penyebaran Corona.

Jadi sebaiknya mereka yang akan kembali ke Jakarta mengurungkan niatnya dan baru masuk ke wilayah tersebut setelah pandemi berakhir dan dinyatakan benar-benar aman.

Di bulan ramadan yang lalu sudah ada imbauan untuk tidak mudik tapi masih saja ada orang-orang yang bandel dan ingin pulang kampung.

Alasannya, mereka kehilangan pekerjaan di Jakarta dan mau tidak mau ingin pergi ke desa, karena biaya hidupnya jauh lebih murah.

Setelah Lebaran, meraka tiba-tiba ingin kembali ke Jakarta karena mencari pekerjaan yang bergaji lebih tinggi daripada di kampung.

Namun sayangnya, sekarang ada imbauan bagi mereka untuk tidak kembali ke ibu kota.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved