Viral di WhatsApp Bawa-bawa Nama Aa Gym, Sebut 'Perjuangan Dihianati Lagi', Ini Penjelasan Aa Gym

Viral pesan berantai di media WhatsApp mencatut nama Aa Gym atau Abdullah Gymnastiar, dai kondang asal Bandung. Aa Gym membantah.

istimewa
Aa Gym, bantah berita viral yang menyebut dirinya mengatakan dihianati oleh pemerintah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Viral pesan berantai di media WhatsApp mencatut nama Aa Gym atau Abdullah Gymnastia, dai kondang asal Bandung.

Dalam pesan viral di WhatsApp itu disebutkan bahwa perjuangan umat Islam yang saat ini diminta tetap berada di dalam rumah, dilarang beribadah di masjid karena wabah virus corona, ternyata dihianati pemerintah.

Apakah benar kalimat itu datang dari pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhid Bandung?

Aa Gym panggilan karibnya, merasa keberatan langsung membantah dan mengataka berita tersebut tidak benar alias hoaks.

Pengunjung Toserba Yogya Cianjur Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Melalui suara rekaman berdurasi 43 detik yang diperoleh Tribunjabar.id, Aa Gym menyayangkan ada yang telah membuat pesan berantai itu.

"Sahabatku sekalian, Aa merasa prihatin dengan adanya tulisan yang disebar melalui WA (WhatsApp)," ujar Aa Gym via ponsel, di Kota Bandung, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, tulisan tersebut bukan sama sekali berasal darinya. Hanya mencomot nama dirinya saja.

"Dengan kata lain ini adalah berita dusta, dengan mendompleng nama orang lain," katanya.

Dia bilang kedepan agar tidak terulang kembali serta menggunakan nama orang untuk kepentingan pribadi. Apalagi tertuju menjadi fitnah.

"Terima kasih kepada siapa pun yang bersikap bijaksana, dan turut mencegah tersebarnya hoaks ini," ujarnya.

Pemprov Jabar Diminta Segera Susun Aturan New Normal di Pondok Pesantren

Sementara itu, pesan berantai tersebut berjudul "Perjuangan Kita Menahan di Rumah Saja Dikhianati Lagi."

Isi pesan itu, Abdullah Gymnastiar memberikan sejumlah pandangan tentang kebijakan dari pemerintah. Semisal, menyebutkan soal nasib umat Islam yang dizalimi oleh penguasa.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved