Pemerintah Larang Mudik

Pedagang di Jalur Mudik Bandung - Tasikmalaya, Terpaksa Harus Gigit Jari

Para pedagang di pinggir jalan negara Tasikmalaya-Bandung di kawasan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, kembali harus gigit jari.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Apong (40), seorang pedagang warung di jalur mudik Bandung - Tasikmalaya, hanya bisa duduk pasrah, dengan harapan ada pengendara yang mampir, Selasa (26/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR ID, TASIKMALAYA - Berharap bisa sedikit mengais rezeki pada arus balik Idul Fitri 1441 H, para pedagang di pinggir jalan negara Tasikmalaya-Bandung di kawasan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, kembali harus gigit jari.

Pasalnya volume arus balik ternyata tak jauh beda dengan arus mudik sebelum Idul Fitri, sepi.

Jumlah kendaraan yang melintas bisa dihitung dengan jari setiap menitnya.

Tak Beda dengan Arus Mudik, Volume Arus Balik Idul Fitri 1441 H di Kawasan Gentong Tasikmalaya, Sepi

"Sudah jumlah kendaraan sepi, eh kendaraan yang melintas pun jarang mampir," kata Apong (40), salah seorang pemilik warung, tak jauh dari leter U Gentong, saat ditemui, Selasa (26/5/2020).

Apong menyebutkan, jualan makanan dan minuman ringan pada Lebaran sebelumnya, bisa meraup omset kotor sekitar Rp 6 juta.

Itu didapat dari masa jualan H-7 sampai H+7 Idul Fitri.

"Puncaknya pada saat menjelang musim arus balik habis. Kendaraan di sini maju sedikit-sedikit. Warung pun banyak yang beli. Sampai-sampai saya kewalahan melayani pembeli," ujar Apong mengenang.

Tim Gabungan Gelar Razia di Lingkar Gentong Tasikmalaya, Tak Bawa Surat Keterangan Harus Putar Balik

Tapi saat ini, kata Apong, arus balik tinggal beberapa hari lagi, dirinya baru mendapat uang penjualan sekitar Rp 1 juta.

"Suami saya yang jualan di seberang jalan juga mengalami nasib sama," kata Apong.

Apong dan suaminya, Agus (46), mengaku hanya bisa pasrah menerima kenyataan tersebut.

Mereka mengerti bahwa hilangnya kendaraan karena larangan mudik.

"Kami berharap Lebaran tahun depan kondisinya sudah pulih seperti sedia kala. Sehingga kami bisa berjualan dengan tenang," ujar Agus. (firman suryaman)

Berencana Puasa Syawal Besok? Ini Niat Bacaan Puasa Syawal, Cara Pelaksanaan dan Keutamaannya

 

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved