Libur Lebaran Saat Pandemi, Pengelola Geopark Ciletuh Palabuhanratu Minta Wisatawan Tak Datang
Libur Lebaran saat pandemi, pengelola Geopark Ciletuh Palabuhanratu imbau wisatawan tak datang.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Badan Pengelola Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp), meminta wisatawan untuk tidak mengunjungu kawasan wisata geopark yang tersebar di beberapa titik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, saat libur Lebaran di tengah pandemi corona.
Ketua Badan Pengelola CPUGGp, Iyos Somantri mengatakan, pihaknya meminta wisatawan untuk tidak berkunjung ke kawasan geopark.
Di antaranya pantai di Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Ciemas (Ciletuh dan sekitarnya).
Lalu kawasan Waluran, Surade, Ciracap (Ujunggenteng dan sekitarnya)
Untuk memutus mata rantai Covid-19, ia juga mengimbau pengunjung menghindari tempat-tempat keramaian, yang berpotensi sebagai tempat penyebaran virus corona, kemudian menghindari tempat kerumunan dan lokasi umum lainnya.
"Menunda atau membatalkan kegiatan yang melibatkan kumpulan massa. Menerapkan physical distancing dengan menjaga jarak sekurangnya 1,5 meter dan menggunakan masker jika terpaksa kita harus pergi ke luar rumah," ujar Iyos yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi.
Iyos menjelaskan, infeksi corona virus dapat dicegah dengan selalu mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan air yang mengalir, atau menggunakan hand sanitizer.
"Bagi para wisatawan kami minta untuk sementara tidak mengunjungi kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) hingga masa pandemi berakhir," imbaunya.
"Untuk teman-teman pengelola geosite, pemandu wisata, pengelola hotel, penginapan dan homestay, rumah makan, serta semua mitra CPUGGp, tahun ini mungkin tahun yang sulit untuk kita semua, mari jadikan momen ini sebagai media untuk evaluasi dan perbaikan diri, tetap optimistis, tetap berkarya dan tetap berinovasi, kita yakin bahwa pandemi Covid-19 ini akan berakhir dan pariwisata Indonesia akhirnya akan bangkit kembali," ucap Iyos.
• VIDEO Warungnya Rusak Dihantam Gelombang Tinggi di Pantai Citepus Sukabumi, Iyan: Sudah Resiko
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/geopark-ciletuh_20170806_125101.jpg)