Kisah Dicky, Jupri Preman Pensiun 4, Dulu Jualan Sepatu, Kini 'Diserbu' Netizen karena Sepatu Adinda
Dalam cerita Preman Pensiun 4, emak atau ibu dari Kang Mus ingin dibelikan sepatu Adinda yang gambarnya daun singkong tiga.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Salah satu hal yang diingat penggemar Preman Pensiun 4 dari sinetron komedi karya Aris Nugraha itu adalah sepatu Adinda yang gambarnya daun singkong tiga.
Dalam cerita Preman Pensiun 4, emak atau ibu mertua dari Kang Mus ingin dibelikan sepatu Adinda yang gambarnya daun singkong tiga.
Alhasil, Kang Mus pun meminta Ujang untuk mencari sepatu Adinda tersebut.
Akhirnya, dia mendapatkan sepatu Adinda yang versi abal-abalnya dari Jupri.
Di cerita Preman Pensiun 4, Jupri memang beralih profesi menjadi penjual sepatu KW.
Jupri yang diperankan Dicky Satria Putra ternyata merasakan betul bagaimana booming-nya sepatu Adinda itu, bahkan sampai ke kehidupan nyatanya.
• Blak-blakan Delisa Herlina, Ungkap Kisah Hidupnya Mirip Cerita Mira Preman Pensiun 4, Seperti Apa?
Setelah Preman Pensiun 4 tayang, dia sampai 'diserbu' netizen.
Hal itu dia ceritakan dalam video berjudul TERNYATA JUPRI PERNAH JADI TUKANG SEPATU BENERAN di kanal YouTube TYSONISME CHANNEL.
"Kerasa pisan booming (Preman Pensiun 4). Apalagi pas si emak minta sepatu Adinda yang gambarnya daun singkong tiga, langsung heboh," ujar Dicky, dikutip TribunJabar.id, Senin (25/5/2020).
Saat heboh itu, Dicky mengatakan, banyak netizen yang 'menyerbu' mengirimkan DM dan pesan ke akun media sosialnya.

Banyak netizen imenanyakan sepatu Adinda tersebut kepada Dicky.
"(Banyak yang nanya), 'A Jupri, ada sepatu Adinda daun singkong tiga? Saya mau beli. Saya tinggalnya di Cicaheum bisa enggak di-gojek kang nomor 38 buat emak saya'. Saya sudah enggak jualan kang di kehidupan nyata mah. Saya cuma jualan di Preman Pensiun," ujarnya.
• Biodata Abenk Marco, Begini Ceritanya Sampai Bisa Main Sinetron Preman Pensiun 4 Perankan Kang Cecep
Dicky mengakui, sebelum bergabung di Preman Pensiun, dirinya memang pernah berjualan sepatu.
Namun sekarang, pekerjaan itu sudah tak dilakoninya lagi.
"Sebenarnya mah saya dulu memang jualan sepatu, tapi dulu. Sekarang udah enggak. Sekarang udah pensiun jualan sepatunya," katanya.
Perbedaan Booming-nya Preman Pensiun yang Dulu dan Sekarang
Masih dalam video yang sama, Dicky mengatakan, saat ini memang ada yang berbeda dari Preman Pensiun.
Dulu, kata dia, saat Preman Pensiun tayang, penggemar sampai membludak datang ke basecamp dan ke hotel tempat para pemain menginap.
"Kalau dulu, pas tayang PP, episode 1 warga masih biasa, episode 2 masih biasa, episode 3 udah mulai warga menyapa 'Kang Jupri, Kang Joni, Kang Komar' Episode 4, 5 udah mulai ke hotel semua ke basecamp. Episode 6, 7, 8, 9. Udah membludak itu mah ke hotel," ujarnya.

Tak hanya itu, dulu juga tim Preman Pensiun 4 termasuk para pemain kerap mengadakan acara di car free day di Bandung.
Biasanya acara itu diadakan di car free day Dago dan Buah Batu.
"Dulu kita selalu mengadakan acara jualan kaos di CFD Dago, CFD Buah Batu, jadi rame," ujarnya.
Namun sayang, gara-gara pandemi virus corona, sekarang para penggemar juga tak bisa datang ke basecamp.
• Bocoran Episode Terakhir Preman Pensiun 4, Bagaimana Ending-nya? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
Para pemain Preman Pensiun 4 pun tak bisa mengadakan acara di car free day.
Kendati demikian, Dicky mengakui, Preman Pensiun 4 masih tetap menghibur bagi warga yang sedang berada di rumah selama masa pandemi Covid-19.
"Dengan adanya PP4 jadi menghibur dan mereka betah di rumah. Udah nungguin. Jadi pas subuh mereka tidak pada tidur, pada stand by di TV (buat nonton Preman Pensiun 4)," ujarnya.