Habib Bahar Masuk Penjara Lagi

Tiba di Nuskambangan Sejak Kamis, Ummi Fadlun, Istri Habib Bahar bin Smith Dilarang Bertemu Suaminya

Ummi Fadlun, istri Habib Bahar bin Smith mendatangi Lapas Batu Nusakambanga, tapi tak bisa bertemu Habib Bahar bin Smith.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Suasana pemindahan Habib Bahar bin Smith dari tahanan Mapolda Jabar ke Lapas Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Kamis (08/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ummi Fadlun, istri Habib Bahar bin Smith mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Namun Ummi Fadlun tak diizinkan pertemuan tatap muka dengan suaminya, Habib Bahar bin Smith (36).

Kabar tersebut diungkapkan oleh penasihat hukum Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar.

Menurutnya sejak hari Kamis kemarin istri kliennya tersebut telah berada di sekitar daerah Nusakambangan.

"Sejak Kamis di sana, sampai sekarang masih di sana sekitar Nusakambangan. Dapat kabar dari ummi, baru saja mereka tidak bisa masuk untuk berkunjung," ujar Aziz kepada Tribun melalui ponselnya, di Kota Bandung, Sabtu (23/5/2020).

Menurutnya, tidak dapat bertatap muka secara langsung dinilai karena alasan protokol kesehatan saat pandemi covid-19. Tetapi, diperlihatkan Bahar melalui panggilan video.

"Kondisi habib bahar dalam keadaan sehat wal-afiat melalui video call. Umi masih tetap akan berkunjung kembali ke lapas Nusakambangan," katanya.

VIDEO Istri Habib Bahar bin Smith Sebut Pemindahan Suaminya Seperti Penculikan di Film

Dia bilang mewakili keluarga kliennya, berharap supaya keluarga yang datang bisa dipertemukan dengan Habib Bahar bin Smith pada saat hari raya idul fitri.

"Semoga bisa dipertemukan. Untuk dan atas nama kemanusiaan," ujarnya.

Sementara itu, Bahar dimasukkan lagi ke penjara karena dinilai memberikan ceramah provokatif dan menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah di pesantrennya. Ceramah itu berlangsung 16 Mei, sehari setelah dia bebas.

Polda Jabar Perketat Pengamanan Perbatasan Jabar - Jateng Selama Operasi Ketupat Covid-19 Lodaya

Lalu, dinilai melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB karena saat ini dalam kondisi darurat Covid-19 di Indonesia. Dia mengumpulkan massa atau orang banyak saat ceramah.

Maka, asimilasi Habib Bahar bin Smith pun dicabut dan kembali dibawa ke lapas untuk menjalankan masa pemidanaan atas hukuman tiga tahun penjara, karena menganiaya anak-anak.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved