Wabah Corona, Sampah Malam Takbiran Kali Ini di Kota Bandung Diprediksi Takkan Banyak

Dirut PD Pasar, Gun Gun Saptari memprediksi volume sampah saat malam takbiran tahun ini tidak akan

tribunjabar/lutfi ahmad mauludin
ilustrasi sampah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dirut PD Pasar, Gun Gun Saptari memprediksi volume sampah saat malam takbiran tahun ini tidak akan mengalami kenaikan yang signifikan.

Dikatakan Gun Gun, malam takbiran tahun lalu terjadi kenaikan hingga 30 persen volume sampah dari hari biasanya. Namun, kondisi saat ini berbeda lantaran Kota Bandung telah memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Tahun lalu, di titik tertentu yang ada keramaian itu biasanya naik 30 persen seperti di alun-alun itu 30 persen naiknya," ujar Gun Gun, saat ditemui di Pendopo, Kota Bandung, Jumat (22/5/2020).

Meski begitu, Ia tetap menyiapkan petugas untuk melakukan patroli selama malam takbiran. Total kata dia, ada 861 petugas yang disebar ke sejumlah titik di Kota Bandung.

Bertahan di Tengah Badai Covid-19, Dapur Keluarga Tukang Cukur di Tasikmalaya Ini Tetap Mengepul

"Normal tidak ada perubahan-perubahan, kalau malam takbir itu armada yang patroli, tapi selama normal mah stay. Beda nya disitu," katanya.

Selama PSBB, sejak 22 April hingga 19 Mei, kata dia, sampah di kota Bandung mengalami penurunan hingga 5,2 persen atau turun sebesar 70 ton perharinya. Sebelum ada PSBB, kota Bandung memproduksi sampah sebanyak 1347 ton. Namun, dengan adanya PSBB sampah yang diproduksi hanya 1277 ton perharinya.

Menurutnya, penurunan sampah ini terjadi karena berkurangnya sampah dari sektor komersil imbas dari ditutupnya pusat perbelanjaan. Selain itu, restoran dan cafe pun hanya melayani layanan bawa pulang.

VIDEO-Muda-mudi Bandung Berdatangan ke Jalan Trunojoyo, Rela Antre di Distro Belanja Baju Lebaran

"Sektor komersil itu turunnya 72 persen saat PSBB kota Bandung, dan 79 persen saat PSBB provinsi," ucapnya.

Selain itu, jumlah sampah sapuan jalan pun mengalami penurunan karena dibatasinya aktivitas warga dan ditutupnya beberapa ruas jalan di Kota Bandung.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved