Tak Hiraukan Bahaya Covid-19 dan PSBB, Warga Penuhi Pasar Tradisional, Banyak yang Bawa Bayi

Bahkan tak hanya itu, selain membawa bayi, beberapa ibu bahkan juga membawa serta anak-anak lainnya yang masih balita untuk ikut berdesakan di pasar.

istimewa
foto Pasar Cicadas penuh 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dua hari menjelang Idulfitri, sebagian masyarakat yang tak menghiraukan protokol Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih terus berburu kebutuhan berlebaran di pasar tradisional.

Seperti yang terpantau di Pasar Cikutra, Cicadas hari ini, (21/5/2020), ribuan warga terpantau memenuhi area pasar sepanjang kurang lebih satu kilometer ini.

Selain dipenuhi warga, area jalan juga disesaki motor-motor pengunjung yang diparkir begitu saja di depan kios- kios pedagang, kiri dan kanan jalan.

Kondisi ini membuat area pasar semakin sesaj dan sulit bagi siapa saja untuk melangkah dengan bebas.

"Dalam dua hari terkhir kondisinya terus meningkat seperti ini, warga semakin berjubel memenuhi area pasar," ujar Diana, salah seorang warga setempat yang sempat mengabadikan kondisi Pasar Cikutra beberapa saat lalu.

Padahal Hasil Rapid Test Reaktif, Dua Pekerja di Yogyakarta Ini Nekat Pulang ke Sukabumi

Bayi pun "Ikut" Berdesakan di Pasar

Kondisi lebih miris terpantau di sejumlah ruas area pasar dimana sejumlah ibu membawa bayi mereka untuk turut berdesakan di pasar.

Bayi-bayi itu ada yang digendong, ada pula yang dibawa melalui roda bayi. Bahkan tak hanya itu, selain membawa bayi, beberapa ibu bahkan juga membawa serta anak-anak lainnya yang masih balita untuk ikut berdesakan di pasar.

foto Pasar Cicadas penuh
foto Pasar Cicadas penuh (istimewa)

"Parahnya, saat si ibu belanja di salah satu lapak pedagang, bayi yang dibawa pakai roda dorong ditaro gitu aja di pinggir jalan, cuma dijaga anaknya yang lain yang masih balita," ujar Diana.

Diana yang rumahnya hanya beberapa meter dari mulut pasar, memprakirakan bahwa kondisi ini akan kembali terjadi Sabtu besok atau H-1 Lebaran.

Alasannya, masih banyak warga yang berburu kebutuhan Lebaran, baik makanan maupun pakaian, sebab selain makanan dan bahan kebutuhan pokok, di pasar ini banyak juga pedagang yang ne menjajakan dagangan pakaian dan kebutuhan fesyen Lebaran lainnya.

Ribuan Botol Miras dan Obat-obatan Dimusnahkan Hasil Operasi Selama Ramadan

"Sepertinya masih banyak yang tidak kebagian atau kehabisan kebutuhan yang dicari warga hari ini, mungkin besok sehari lagi warga akan mencari lagi apa yang mereka cari di sini," katanya.

Castillion Ceritakan Bisa Nyasar ke Persib Bandung kepada Media Belanda, Tim Pertama di Luar Eropa

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved