Virus Corona di Jabar

Belasan Perawat Positif Covid-19, RSUD Kota Depok Tutup Layanan Poliklinik untuk Pasien Non-Covid

Belasan perawat di RSUD Kota Depok positif Covid-19. Layanan poliklinik ditutup sementara.

Pixabay
Covid-19 

TRIBUNJABAR.ID, DEPOK - Lima belas perawat di RSUD Kota Depok diketahui positif Covid-19.

Pihak RSUD Kota Depok pun menutup poliklinik untuk pasien-pasien non-Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori.

Menurutnya, penutupan poliklinik ini dilakukan untuk menekan peluang menyebarnya virus corona kepada pasien non-Covid-19.

"Kami tidak mau pasien lain tertular. Selama 14 hari ini kami tutup polinya, dekontaminasi ruangan, evaluasi ke depan kami pikirkan keamanan baik untuk pengunjung maupun perawat," kata Devi ketika dihubungi pada Jumat (22/5/2020) pagi.

"Sebenarnya kami sudah melakukan protokol di poli itu dengan APD, tapi APD di poli tidak selengkap dengan yang di (poli) Covid-19," ucap dia di laman Kompas.com.

Sebanyak 15 perawat yang positif Covid-19 tidak menampakkan gejala dan baru diketahui pada Kamis (21/5/2020) kemarin siang.

Mereka kini dirawat di ruangan khusus Covid-19 untuk tenaga kesehatan di RSUD Kota Depok.

Di samping itu, Devi berujar bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan rumah-rumah sakit swasta di Depok setelah kejadian ini.

"Mereka menyatakan semua siap menerima rujukan kami (pasien non-Covid-19)," ujar dia.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul, 15 Perawatnya Positif Corona, RSUD Depok Tutup Poliklinik untuk Pasien Non-Covid-19.

Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved