Permintaan Mobil Bekas yang Dijual Online Anjlok Hingga 40 Persen

data internal OLX menunjukkan adanya penurunan jumlah permintaan mobil di platform OLX sekitar 40 persen, di minggu pertama bulan Ramadan

kompas.com
ILUSTRASI pasar mobi bekas 

TRIBUNJABAR.ID - Platform penjualan barang dan jasa OLX melaporkan adanya penurunan permintaan mobil bekas menjelang Lebaran 2020. Penurunan ini utamanya diakibatkan pandemi Covid-19.

Direktur Marketing OLX Indonesia, Ichmeralda Rachman, mengatakan, pada kondisi normal, bulan Ramadan biasanya menjadi momentum peningkatan penjualan mobil, menyusul adanya penerimaan tunjangan hari raya (THR), serta kebutuhan masyarakat akan moda transportasi pribadi menuju kampung halaman saat Hari Raya Idulfitri.

Namun, data internal OLX menunjukkan adanya penurunan jumlah permintaan (pencarian) mobil di platform OLX sekitar 40 persen, di minggu pertama bulan Ramadan (23 April 2020) dibandingkan data pada 5 Maret 2020, beberapa hari setelah kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan pemerintah.

Pada periode yang sama, data juga menunjukkan adanya penurunan sekitar 30 persen pada jumlah listing mobil di platform OLX. “Penurunan ini memang sudah diduga akan terjadi di tengah kondisi perekonomian sebagian besar masyarakat yang terpukul akibat pandemi ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2020).

Ichmeralda memproyeksikan kondisi ini akan terus terjadi sepanjang sisa bulan Ramadan ini. “Situasi ini berbeda dengan Ramadan 2019 lalu dimana jumlah permintaan terus meningkat hingga minggu ketiga Ramadan. Sejalan dengan jumlah permintaan, jumlah listing pada Ramadan tahun lalu juga sempat mengalami peningkatan dan relatif stabil selama bulan Ramadan 2019,” ujarnya.

Meskipun demikian, harga rata-rata pada listing tidak menurun signifikan. Pada Minggu pertama Ramadan berada pada angka Rp 193 juta, hanya menurun sekitar 5 persen dari harga rata-rata listing pada 5 Maret 2020.

Pada periode yang sama, harga rata-rata pada permintaan mobil bekas justru meningkat sekitar 5 persen dan berada di kisaran harga Rp 146 juta. "Tipe MPV masih tetap mendominasi, baik pada listing maupun permintaan akan mobil bekas," katanya.

Data internal OLX juga memperlihatkan tren penurunan terjadi pada jumlah listing dan permintaan, baik pada segmen B2C (business-to-consumer) di mana dealer berperan langsung sebagai penjual maupun segmen C2C (consumer-to-consumer).

“Kondisi ini bisa dimaklumi di tengah situasi pandemi saat ini. Namun kami yakin, segera setelah situasi membaik, industri mobil di Indonesia, termasuk pasar mobil bekas, juga akan berangsur pulih dan akan kembali memberikan kontribusi besar kepada perekonomian Indonesia,” ucap Ichmeralda. (rully r. ramli)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Permintaan Mobil Bekas di OLX Anjlok 40 Persen"

Editor: Darajat Arianto
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved