Virus Corona di Jabar

Pakar Gugus Tugas, Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penanganan Covid-19

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan Jabar sejauh ini menjadi provinsi terbaik yang menangani Covid

tribunjabar/syarif abdussalam
Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (17/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan Jawa Barat sejauh ini menjadi provinsi terbaik yang menangani penyebaran Covid-19.

Wiku menilai, Jawa Barat memiliki koordinasi yang baik dengan berbagai level pemerintah.

"Jawa Barat sejauh ini telah bertindak cukup baik berdasarkan indikator epidemiologi. Jawa Barat juga menunjukkan koordinasi yang bagus dengan pemerintah, yang membuatnya bisa menjadi juara lokal dalam menghadapi Covid-19," ujar Wiku dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/5).

Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1441 Idul Fitri Digelar Besok, Ini Link Live Streaming TVRI

Wiku menuturkan Jawa Barat memiliki komitmen kuat mencegah transmisi Covid-19. Selain itu, berdasarkan data, katanya, Jawa Barat menunjukkan penurunan angka kasus Covid-19 sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Itu diduga karena tes massal yang dilakukan Jawa Barat sejak beberapa pekan lalu," katanya.

Wiku berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten atau kota lain yang juga menerapkan PSBB dapat mencontoh Jawa Barat dalam menangani Covid-19.

"Tentu kami berharap daerah lain yang menerapkan PSBB, tingkat provinsi, kabupaten kota, bisa mengikuti contoh yang bagus," ucapnya.

Setelah PSBB tingkat provinsi periode pertama digelar di Jawa Barat, secara umum terjadi penurunan kasus Covid-19 dan akhirnya memunculkan sejumlah kategori zona persebaran Covid-19.

Video Viral, Seorang Pria Malah Marah Saat Diingatkan Telah Langgar Aturan PSBB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan berdasarkan hasil kajian ilmiah, tiga daerah yakni Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Cimahi, berada di Level 4 atau zona merah. Artinya, masih ditemukan kasus COVID-19 pada satu klaster atau lebih dengan peningkatan kasus signifikan, sehingga dapat dilakukan PSBB maksimal atau penuh di daerah tersebut.

Kemudian, 19 daerah berada di Level 3 atau zona kuning, yakni Kabupaten Bandung, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Tasikmalaya, Kota Bandung, Banjar, Bogor, Cirebon, Depok, dan Tasikmalaya. Artinya, ditemukan kasus COVID-19 pada klaster tunggal, sehingga bisa diterapkan PSBB parsial di daerah tersebut.

Sedangkan, 5 daerah yakni Kabupaten Garut, Pangandaran, Sumedang, Bandung Barat, dan Kota Sukabumi, berada zona biru atau ditemukan kasus secara sporadis, baik lokal maupun kasus impor, maka perlu diterapkan physical distancing. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved