Virus Corona di Jabar

OTG Positif Corona Nekat Mudik Pakai Motor dari Jakarta ke Tasik, Dicegat Petugas Lalu Diisolasi

OTG positif Covid-19 nekat pulang kampung dari Jakarta ke Tasikmalaya.

Tribunjabar.id/Firman Suryaman
RSU SMC, Singaparna, Kamis (16/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, berinisial RS, yang nekat pulang ke Tasikmalaya naik sepeda motor, Kamis (21/5/2020) dini hari, kini sudah berada di ruang isolasi RS SMC.

Kepala Seksi Pelayanan RS SMC, Adi Widodo, mengatakan, pemudik berinisial RS memang positif terpapar Covid-19.

Hal itu berdasarkan pemberitahuan Dinas Kesehatan DKI Jakarta ke Dinkes Kabupaten Tasikmalaya.

"Saat ini sudah dalam perawatan di ruang isolasi," kata Adi, Kamis (21/5) sore, seraya menyebut kondisi RS secara fisik baik-baik saja.

Tetapi hasil swab test di Dinkes DKI dia positif.

Adi mengungkapkan, ruang isolasi RS SMC Singaparna saat ini merawat dua pasein positif Covid-19 termasuk RS.

"Kondisi RS secara kasat mata tergolong baik. Tidak ada keluhan apa-apa. Makanya dia kuat naik sepeda motor dari Jakarta menuju Tasikmalaya," ujarnya.

Seperti diketahui, seorang pemudik berstatus positif Covid-19 berinisial RS berhasil dicegat dan langsung dievakuasi di pos penyekatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis dini hari.

Pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Sariwangi, berhasil dicegat sekitar pukul 00.30.

Ia mengendarai sebuah sepeda motor sendirian.

Kapolsek Salawu, AKP Dedi Hidayat, mengungkapkan, pencegatan terhadap RS berawal dari adanya pemberitahuan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Jakarta ke Dinkes Kabupaten Tasikmalaya.

"Isi pemberitahuan bahwa ada seorang warga terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial RS pulang ke kampung halaman di Tasikmalaya. Padahal sudah disuruh diisolasi di Jakarta," kata Dedi.

Sesuai dengan ciri-ciri yang diberikan Dinkes DKI serta identitas sepeda motor yang dikendarai RS, tim Gugus Tugas Covid-19 di pos penyekatan Salawu langsung siaga.

Gugus Tugas juga menyiapkan ambulans serta sejumlah petugas yang dilengkapi APD. Mereka stand by di lokasi pos penyekatan Salawu.

"Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya RS pun muncul menggunakan sepeda motor dengan identitas yang sudah diketahui sebelumnya. Terutama pelat nomornya," kata Dedi.

Hari Ini Ada Dua Ibu Hamil di Kota Sukabumi Dinyatakan Positif Covid-19, Masuk Klasifikasi OTG

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved