Jelang Lebaran, BI Cirebon Gelontorkan Rp 4 Triliun untuk Penukaran Uang Baru di Ciayumajakuning

BI Cirebon menggelontorkan Rp 4 triliun untuk penukaran uang baru di wilayah Ciayumajakuning.

(TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Ilustrasi.penukaran uang. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon mengelontorkan uang pecahan baru senilai Rp 4 triliun.

Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta, mengatakan, uang pecahan baru itu disediakan untuk melayani kebutuhan uang masyarakat.

Terutama dalam layanan penukaran uang pecahan baru yang kali ini hanya diselenggarakan di kantor bank.

"Kami salurkan ke perbankan, karena tahun ini BI Cirebon tidak membuka layanan penukaran uang," ujar Bakti Artanta saat ditemui di KPw BI Cirebon, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon, Kamis (21/5/2020).

Ia mengatakan, uang senilai Rp 4 triliun itu disediakan untuk memenuhi kebutuhan wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, serta Kuningan (Ciayumajakuning).

Bakti memastikan, layanan penukaran uang pecahan baru di kantor bank gratis atau tidak dipungut biaya.

"Uang bukan komoditas, sehingga tidak boleh diperjualbelikan," kata Bakti Artanta.

Karenanya, pihaknya mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang pecahan baru di kantor bank.

Pasalnya, keasliannya terjamin, tidak dipungut biaya atau gratis, dan jumlahnya juga tepat.

Jika melakukan penukaran uang di tempat bukan di kantor bank maka belum dapat dipastikan keaslian uang tersebut.

"Artinya ada beberapa hal yang harus diwaspasai jika tidak menukar uang di kantor bank," ujar Bakti Artanta.

Menjelang Lebaran 2020, BI Cirebon Tak Layani Penukaran Uang Baru

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved