21 Petugas Dikerahkan Amankan Bandara BIJB di Tengah Pandemi Covid-19, Penerbangan Mulai Bulan Depan

Sebanyak 21 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan di Posko Gabungan Satgas Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Petugas gabungan melakukan pengamanan di Posko Gabungan Satgas Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kamis (21/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sebanyak 21 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan di Posko Gabungan Satgas Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Kamis (21/5/2020).

Hal itu bertujuan terus mengedepankan penegakan hukum sesuai protokol kesehatan.

Danlanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Riky Helman, mengatakan pihaknya bersama anggota gabungan dari Kodim, Lanal, Garnisun, Bais TNI, Kepolisian, dan Avsec BIJB melaksanakan tugas perbantuan pengecekan protokol kesehatan.

Khususnya untuk teknisi Garuda dan Lion Air untuk memonitor kondisi pesawat yang parkir di BIJB.

Ariel Noah Mengaku Gemetaran Saat Bermain dengan Pevita Pearce, Pernah Diisukan Pacaran

"Serta membantu pelaksanaan pengecekan karyawan BIJB dan AP2 yang sebagian berdomisili di Bandung, berkantor ke Majalengka khususnya saat weekend dan pelaksanaan giat piket bergilir," ujar Letkol Pnb Riky Helman, Kamis (21/5/2020).

Menurutnya, selama pengamanan berlangsung kondisi bandara dalam keadaan aman.

Terlebih, belum ada aktivitas penerbangan baik sipil maupun komersil.

Jabar Penyumbang Nomor Dua Kasus Positif Covid-19 Nasional Hari Ini, Rekor Baru Pun Tercipta

"Bandara BIJB dalam keadaan aman dan penerbangan sipil masih nihil," ucapnya.

Direktur Utama PT BIJB Kertajati, Salahudin Rafi, menyampaikan aktivitas penerbangan akan dimulai Juni atau bulan depan.

Yakni, penerbangan sipil sebelum ada kepastian penerbangan komersil.

Ezechiel NDouassel Bisa Saja Lewati Capaian Sutiono Lamso Jika Bertahan di Persib

"Bandara BIJB dijadikan sebagai alternate base landing pesawat di aerodrome Jawa Barat apabila terjadi emergency landing. Oleh karena itu petugas gabungan terus mengamankan bandara demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," jelas dia. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved