2 Pedagang di Pasar Kordon Hasil Rapid Test Reaktif, Kadinkes : Reaktif Belum Tentu Positif Covid-19

Kabar di medisa sosial adanya pedagang di Pasar Kordon, Buahbatu, Kota Bandung positif Covid-19

tribunjabar/mega nugraha
Ilustras Rapid Test 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Kabar di medisa sosial adanya pedagang di Pasar Kordon, Buahbatu, Kota Bandung positif Covid-19 dibantah Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung dr Rita Verita.

"Tidak betul ada pedagang yang positif Covid-19," ujar Rita melalui sambungan telepon, Kamis (21/5/2020).

Rita mengatakan, di Pasar Kordon sempat diadakan rapid test kepada 20 pedagang, hasilnya ditemukan dua pedagang yang reaktif. Menurut Rita, reaktif belum tentu positif.

"Kedua pedagang langsung diperintahkan Isolasi mandiri, itu yang saya tahu, hasil selanjutnya belum ada info, coba konfirm ke Pak Dirut PD Pasar," ujar Rita.

Tak Ada Cuti Bersama Lebaran, Pelayanan SIM dan Samsat di Purwakarta Tetap Buka

Sementara itu pesan berantai melalui Whats App disebutkan, sudah banyak para pedagang yang positif terinfeksi Covid-19 adalah pedagang ikan pindang, pedagang ayam serta pedagang bumbu.

Dalam pesan juga minta untuk sementara jangan dahulu bepergian ke Pasar Kordon dan sekitarnya.

Sementara itu , Camat Bandung Kidul Evi Hendarin mengatakan pesan berantai tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks.

Menurut Evi, adanya pesan berantai berawal dari rapid test Covid-19 terhadap 20 pedagang di Pasar Kordon, pada 13 Mei 2020.

Hasilnya, dua pedagang menunjukan hasil reaktif pada rapid test. Namun demikian, hasil reaktif tidak bisa langsung dianggap sebagai positif Covid-19.

Beredar Chat DM IG Akun Bernama Sarah Keihl, di Sisi Lain, Sarah Buat Postingan yang Curi Perhatian

Kedua pedagang yang reaktif diminta untuk isolasi mandiri, lalu dikutkan ke swab test pada 16 Mei hasil swab test menurut kepala UPT puskesmas Kujangsari 10 hari dari pelaksanaan, yaitu tanggal 16 Diproses di Lab Kesda.

Menurut Evi, ada warga yang salah mengartikan hasil reaktif pada dua orang pedagang di Pasar Kordon, kemudian menyebarkan berita hoak. "Walau ada berita hoaks tapi aktivitas pasar berjalan normal," ujar Evi.

Penulis: Tiah SM
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved