Rumah Mewah Dibobol Rampok, Bos Aneka Sandang Ternyata Kehilangan 5 Kg Emas & Uang Rp 1,2 M

"Dulu waktu tahun 2011, saudara kehilangan banyak harta. Sebanyak 5 kg emas dan uang sekitar Rp 1.2 miliar," kata Desem.

TRIBUN CIREBON/AHMAD RIPAI
Suasana rumah korban perampokan di Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang., Kabupaten Kuningan, Minggu (17/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Cirebon, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah rumah mewah di Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang disatroni perampok.

Buntur kejadian tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik meminta kepada para pemilik rumah mewah untuk memasang CCTV (closed circuit televisioan,red).

"Rumah kemarin (dibobol maling, red) memang tak ada CCTV, nihil," kata Lukman saat ditemui dalam kunjungan pengawasan jalur Kuningan kota, Selasa (19/5/2020).

Pemasangan alat pengintai, kata dia, tentu sangat membantu dalam melakukan pengamanan swakarsa di lingkungan sekitar.

"Di samping itu, kegiatan siskamling juga harus diberlakukan dan jangan lupa melakukan patroli," kata dia.

Lukman mengatakan, terkait aksi rampok kemarin, petugas telah mengumpulkan sejumlah saksi keterangan dan melakukan penyidikan.

"Hingga saat ini kami melakukan pendalaman terhadap kasus kemarin," kata dia.

Dalam buruan terhadap komplotan pembobol rumah mewah, Lukman menegaskan, pencarian terus dilakukan melalui tim gabungan yang telah terbentuk.

"Ada anggota kami dan petugas dari Polda juga melakukan pengungkapan terhadap kasus ini," ujar Lukman.

Tim Densus 88 Antiteror Kembali Menggeledah Rumah Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Halaman
1234
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved