Pencarian Pemuda yang Hanyut di Sungai Cimandiri Sukabumi Saat Akan Mancing Terkendala Cuaca Ekstrem

Pencarian pemuda yang hanyut di Sungai Cimandiri terkendala cuaca ekstrem.

Istimewa/Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta
Proses pencarian korban tenggelam di Sungai Cimandiri. 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap Mahmud Setiawan (28), pemuda yang hilang di Sungai Cimandiri, Selasa (19/5/2020) kemarin.

Korban hilang tepatnya di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam pencarian yang dilakukan pagi hingga sore tadi, Rabu (20/5/2020), tim SAR masih belum menemukan korban.

Dalam rilisnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Hendra Sudirman mengatakan, proses pencarian korban terkendala cuaca ekstrem.

"Tim SAR harus menghadapi cuaca ekstrem ketika melakukan upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang hilang di Sungai Cimandiri," ujarnya, Rabu (20/5/2020).

Hendra menjelaskan, operasi SAR dibagi menjadi tiga area pencarian.

Di mana SRU pertama melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet, dari lokasi kejadian hingga sejauh 3 kilometer.

Kemudian, lanjut dia, SRU kedua melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet hingga sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian.

"SRU ketiga melakukan pengamatan secara visual melalui darat dari lokasi kejadian hingga sejauh 3 kilometer, kami memutuskan untuk menghentikan penyisiran sekitar pukul 18.00 WIB dan melanjutkannya dengan pemantauan secara visual di sekitar lokasi kejadian," terangya.

"Tim SAR gabungan sudah berusaha semaksimal mungkin dalam pencarian hari ini, namun adanya kendala cuaca yang buruk dan arus sungai yang cukup deras menghambat pergerakan pada hari ini," katanya.

Diketahui, tim SAR gabungan yang lakukan operasi terdiri dari Pos SAR Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Polsek Cikembar, Koramil Cikembar, Damkar, Pramuka Peduli, ACT, IEA, Rapi, Wanadri, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, KNPI Kota Sukabumi, SARDA, dan warga sekitar.

Paket Bantuan Tak Diantar ke Rumah, Warga Disuruh Ambil Paket ke Kantor Pos Garut

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved