PSBB di Jabar

Kabupaten Sukabumi Perpanjang PSBB, Minta Camat dan Kepala Desa Contoh Bali

Ssperti PSBB pertama, PSBB lanjutan ini juga masih dilakukan di 14 wilayah di Kabupaten Sukabumi.

tribunjabar.id/kontributor Sukabumi, M Rizal Jalaludin
Bupati Sukabumi Marwan Hamami 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Mulai besok, Kamis (21/5/2020), Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akan melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, setelah dilaksanakannya PSBB pertama.

Ssperti PSBB pertama, PSBB lanjutan ini juga masih dilakukan di 14 wilayah di Kabupaten Sukabumi, kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

"PSBB kita mulai berlanjut lagi besok, melanjutkan posisi yang sama, tentunya juga harus bisa melihat kekurangan-kekurangan yang sudah kita lakukan selama 2 minggu."

"Jadi kemarin sosialisasi, sekarang mulai penegakan, mencermati juga ruang gerak masyarakat yang bisa mempengaruhi percepatan penyebaran, yang paling terpenting itu," ujar Marwan kepada wartawan di Pendopo Sukabumi, Rabu (20/5/2020).

Berbeda dengan PSBB pertama, yang dilaksanakan selama 14 hari, di PSBB lanjutan ini, kata Marwan, hanya dilakukan selama 9 hari, yaitu sampai 29 Mei 2020.

Di PSBB lanjutan ini, Marwan menyebutkan terdapat satu kendala di check point. Menurutnya terdapat kendala biaya operasional check point di PSBB lanjutan ini, karena tidak ada acuan biaya.

"Nasionalnya sampai tanggal 29, walaupun nasional seperti itu, kebijakan tidak berhenti, nanti kita minta pak camat dengan kepala desa, semua masyarakat itu berpartisipasi kaya di Bali itu mengamankan daerahnya masing-masing," terangnya.

Nasib salat idulfitri saat PSBB

Marwan mengatakan, dirinya mempersilahkan masjid yang ada di perkampungan untuk melaksanakan salat idulfitri.

Halaman
12
Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved