Bebas, Tiga Mantan Napi Teroris Kerusuhan di Mako Brimob Disambut Haru Keluarga

Ketiganya dihukum karena terkait kasus kerusuhan di Markas Komando (Mako) Brigadir Mobil (Brimob) Depok pada tahun 2018.

firman suryaman/tribun jabar
Suasana haru mewarnai pertemuan mantan napi terorisme dengan keluarga di Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (20/5) sore. Tiga napi bebas murni dan difasilitasi dijemput perugas Polres dari LP Cipinang. (istimewa) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Suasana haru mewarnai pertemuan tiga mantan napi kasus terorisme dengan keluarga dekat masing-masing di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu (20/5).

Tiga mantan napi terorisme, Ag (21 tahun), An (41), dan Dn (49), ketiganya warga Kota Tasikmalaya, bebas murni setelah menjalani masa hukuman rata-rata sekitar dua tahun.

Ketiganya dihukum karena terkait kasus kerusuhan di Markas Komando (Mako) Brigadir Mobil (Brimob) Depok pada tahun 2018.

Diduga kerusuhan itu disebabkan oleh para napi kasus terorisme.

Kepulangan mereka ke Tasikmalaya, dijemput langsung pihak Polres Tasikmalaya Kota, dengan menggunakan bus AC milik Polres.

Para narapidana dipindahkan ke Nusakambangan dari Rutan Salemba Cabang Mako Brimob usai insiden yang menewaskan 5 petugas, Kamis (10/5/2018).
Para narapidana dipindahkan ke Nusakambangan dari Rutan Salemba Cabang Mako Brimob usai insiden yang menewaskan 5 petugas, Kamis (10/5/2018). (istimewa)

Tiba di Mapolres sekitar pukul 17.00, ketiganya langsung dipertemukan dengan keluarga dekat yang sudah menunggu. Isak tangis pun tak terhindarkan.

Ketiga mantan napi bersama keluarga masing-masing dijamu takjil dan buka puasa bersama di belakang Mapolres.

Mereka makan bersama Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto.

Salah seorang mantan napi, Dn, mengaku terharu dengan pelayanan yang diberikan Polres Tasikmalaya Kota.

Ia mengungkapkan, perhatian Polres dimulai ketika mereka mulai dibui.

"Anggota keluarga kami yang jauh-jauh besuk dari Tasik menuju LP Cipinang selalu diantar petugas Polres," kata Dn.

Begitu pula saat mereka bebas, ternyata bus Polres sudah siap mengantar mereka pulang ke Tasikmalaya.

Karena itu, Dn menyatakan terima kasihnya kepada jajaran Polres Tasikmalaya Kota.

"Kami tidak bisa membalas kebaikan bapak-bapak petugas Polres. Kami hanya bisa menghaturkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya," ujarnya bernada haru. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved