SOROT

Baju Baru Untuk Lebaran, Tapi Idul Fitri Sepi, Bahagianya di Mana? Saat Pertolongan Allah Datang

Ramai di pasar-pasar orang berbelanja baju lebaran. Loh kan sedang PSBB. Idu Fitri akan beda, hambar, sepi. Tapi di sana tetap ada kebahagiaan. Apa?

Baju Baru Untuk Lebaran, Tapi Idul Fitri Sepi, Bahagianya di Mana? Saat Pertolongan Allah Datang
dokumentasi
Kisdiantoro

Baju Baru untuk Lebaran
Oleh Kisdiantoro, Wartawan Tribunjabar

Hari raya Idulfitri tinggal hitungan hari. Masyarakat sudah mulai membayangkan apa yang harus dilakukan di 1 Syawal 1441 H.

Pakai baju baru, kuwe lebaran terhidang di meja tamu, dan makan opor ayam bersama keluarga.
Untuk menyiapakan itu semua, kini di sejumlah daerah di Jawa Barat, banyak pasar modern dan tradisional mulai disesaki oleh pengunjung.

Di Indramayu misalnya. Sebuah supermarket diserbu orang yang hendak belanja pakain lebaran.
Di Majalengka, Sukabumi, Cianjur, juga ramai oleh orang-orang yang berbelanja.

Kadishub Jabar: Jangan Coba-coba Mudik karena Pasti Akan Diminta Putar Balik

Kota Bandung juga mulai ramai orang-orang yang berburu pakain dan kue Lebaran. Memang kehebohannya tak seramai daerah lain.

Demi mimpi lebaran dengan baju baru dan kue lebaran, banyak orang mengabaikan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Banyak orang tak mengenakan masker saat keluar rumah. Berkerumun dalam jumlah banyak.

Khawatir akan menjadi medium penyebaran virus corona, Satgas Covid-19 di Indramayu sampai membubarkan kerumunan orang yang berbelanja pakian lebaran. Dalam video yang viral di media sosial, pengunjung sampai berhamburan dihalau oleh petugas.

Pertanyaanya, apakah lebaran di tengan pandemi virus corona harus dirayakan dengan baju baru?
Tentu akan ada beragam jawaban dan argumentasi. Bagi sebagian masyarakat, baju lebaran adalah tradisi yang setiap tahun harus dipenuhi. Apalagi bagi keluarga yang memang hanya bisa belanja baju baru di momen lebaran.

Jangan Nekat, Mal Buka di Masa PSBB Akan Ditutup Paksa Bahkan Izin Bisa Dicabut

Kebiasaan belanja offline juga menjadi alasan masyarakat pergi ke pasar. Sebab, tak semua orang paham dengan belanja online.

Meski ada banyak alasan pergi ke pasar untuk belanja baju dan kue lebaran, informasi soal PSBB dan risiko tertular virus corona pasti sudah sampai ke masyarakat. Sebab pemberitaan soal Covid-19 ini terus berulang, baik di media mainstrem maupun media sosial.

Halaman
12
Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved