Camat Bantah Pernyataan Sekcam, Pastikan di Bojongloa Kidul Kota Bandung Tak Ada Salat Id di Masjid

Camat Bojongloa Kidul, Yudi Hermawan memastikan tidak akan ada masjid atau lapangan yang digunakan untuk salat id oleh

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
ilustrasi Salat Id 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Camat Bojongloa Kidul, Yudi Hermawan memastikan tidak akan ada masjid atau lapangan yang digunakan untuk salat id oleh warga saat hari raya idulfitri 1441 H.

Dikatakan Yudi, pihaknya tidak mungkin membiarkan warganya berkumpul dan menggelar salat id di lapangan di tengah kondisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap tiga.

"Kita mengantisipasi barangkali ada warga yang memaksakan melaksanakan kegiatan itu (salat id), kita minta laporannya dari ketua RT dan RW. Informasi dari mereka (RT/RW) mengatakan ada beberapa daerah yang akan tetap menggelar," ujar Yudi, saat dihubungi, Selasa (19/5/2020).

Dari informasi itu, kata dia, pihaknya akan mendatangi daerah-daerah yang warganya ngenyel untuk melakukan imbauan dan sosialisasi tentang larangan menggelar salat id yang mengumpulkan banyak orang baik itu di masjid maupun di lapangan.

Delapan Poin dalam Surat Edaran Bupati Majalengka Terkait Salat Idulfitri, Ada Aturan untuk Pemudik

"Jadi tidak ada yang mengonfirmasi bahwa ini (Bojongloa Kidul) akan menggelar salat id atau tidak. Dalam artian kita memantau warga yang akan melaksanakan, intinya kita tetap mengimbau sesuai surat edaran, jangan ada kegiatan dan tetap salat di rumah," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bojongloa Kidul, Rajasa Berutu menyampaikan bahwa di daerahnya akan ada 20 masjid dan dua lapangan yang menggelar salat id.

Namun, informasi tersebut langsung dibantah Yudi Hermawan, selaku Camat Bojongloa Kidul. Ia pun mengimbau kepada warga agar menaati semua anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan.

"Jadi kita itu memantau, barangkali ada warga yang keukeuh menggelar salat id, makanya (20 masjid) itu akan menjadi prioritas untuk kita turun memberikan imbauan kepada mereka," ucapnya.

Satu dari 6 Pasien Sembuh Positif Corona di Garut Adalah Balita, Diduga Terpapar dari Ayahnya

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved