Breaking News:

Lapak Asik : BPJAMSOSTEK Bandung Suci Harapkan Peserta Pakai Email Pribadi, Jangan Milik Orang Lain

Jika peserta tidak mendaftar antrian online menggunakan email pribadi, mengakibatkan proses informasi kepada peserta tidak langsung tersampaikan

Editor: bisnistribunjabar

BANDUNG - Pekerja yang mengajukan klaim jaminan hari tua melalui antrian online diminta untuk mendaftarkan email pribadi, tidak menggunakan email orang lain. Hal ini sangat diperlukan untuk memastikan proses klaim jaminan peserta berjalan dengan lancar, tanpa hambatan.

Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Bandung Suci Tidar Yanto Haroen mengatakan pada saat peserta mendaftar antrian online, peserta akan diminta untuk menginformasikan email. Disini kami mewajibkan peserta memberikan email pribadi, bukan email orang lain.

“Kami banyak terkendala peserta mendaftar antrian online menggunakan email orang lain sehingga proses komunikasi dari petugas kami kepada peserta menjadi terhambat, karena informasi yang kami berikan tidak langsung tersampaikan kepada peserta yang mencairkan”, ujar Tidar.

Tidar menjelaskan secara rinci, dalam melakukan pelayanan klaim JHT, peserta diharuskan mengakses registrasi antrian online melalui aplikasi BPJSTKU atau langsung melalui situs resmi antrian online di antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id dan mendaftar. Pada saat mendaftar inilah kami meminta agar peserta memberikan email pribadi peserta itu sendiri, bukan milik orang lain.

Yang mana alasan kami meminta email pribadi peserta tersebut. Setelah mendaftar antrian online, nantinya paling lambat H-1 peserta wajib mengunggah dokumen-dokumen yang menjadi syarat klaim melalui alamat email yang diberikan saat registrasi. Selanjutnya petugas kami akan melakukan verifikasi berkas. Jika dokumen lengkap dan telah diverifikasi petugas, peserta tinggal menunggu status pengajuan klaim yang akan diinformasikan melalui sarana komunikasi seperti email, whatsapp/sms atau telepon bahwa kami akan melakukan video call dalam rangka verifikasi berkas asli peserta.

Jika yang bersangkutan tidak berhasil mengunggah dokumen, peserta akan diinformasikan untuk mengunggah ulang dokumen yang dipersyaratkan melalui alamat email yang valid dan merupakan email pribadi peserta. Adapun pada saat verifikasi dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut, petugas akan menghubungi peserta melalui sms/telepon/email/whatsapp bahwa kami akan melakukan video call dalam rangka verifikasi berkas asli peserta.

“Jika peserta tidak mendaftar antrian online menggunakan email pribadi. Hal ini akan mengakibatkan proses pemberian informasi dari petugas BPJAMSOSTEK kepada peserta tidak langsung tersampaikan kepada peserta. Hal ini mengakibatkan proses pencairan menjadi terhambat. Untuk itulah pendaftaran menggunakan email pribadi menjadi sangat penting’’, kata Tidar.

“Kami sangat berharap dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan peserta sehingga peserta puas dengan pelayanan kami. Kami tau ukuran kepuasan peserta adalah proses pencairan klaim jaminan yang cepat. Untuk itu kami membutuhkan kerjasama yang baik dari peserta dengan mendaftar antrian online menggunakan email pribadi, bukan email orang lain”, tutup Tidar.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved