Jika Diperpanjang, Bupati Cirebon Ingin PSBB Diterapkan Secara Parsial di Desa-desa

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Cirebon diperpanjang atau tidak belum diputuskan.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Cirebon diperpanjang atau tidak belum diputuskan.

Hingga kini, keputusan tersebut masih menunggu hasil rapat Pemkab Cirebon, Gugus Tugas Covid-19, dan Forkompimda Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menginginkan, jika diperpanjang maka PSBB diterapkan secara parsial di desa-desa se-Kabupaten Cirebon.

Menurut dia, PSBB itu hanya diberlakukan di desa-desa yang masuk kategori zona merah Covid-19.

"Kalau diperpanjang kami ingin PSBB ini hanya diterapkan secara parsial, tidak keseluruhan wilayah Kabupaten Cirebon," ujar Imron Rosyadi, Senin (18/5/2020).

Ia mengatakan, rencana pemberlakuan PSBB secara parsial didasari kondisi lapangan di sejumlah kecamatan.

Sebab, beberapa kecamatan di Kabupaten Cirebon yang sebelumnya masuk zona merah, kini kondisinya membaik.

Komisaris Persib Umuh Muchtar Berharap PT LIB Transparan Saat RUPS

Imron menjelaskan, saat ini sejumlah kecamatan dan desa tersebut masuk kategori zona hijau Covid-19.

Pihaknya mencatat dari 400 desa lebih, sebanyak 172-an desa di antaranya kini dinyatakan sebagai zona hijau.

"Nanti desa-desa yang masih zona merah akan diberlakukan PSBB parsial," kata Imron Rosyadi.

Pelaku Perundungan kepada Anak Penjual Jalangkote Dikaitkan dengan PT PLN, Begini Klarifikasinya

Imron juga mengimbau masyarakat Kabupaten Cirebon untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga jarak, rutin mencuci tangan, hindari kerumunan, dan mengenakan masker saat terpaksa keluar rumah. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved