Sudah Banyak Warga Terjun Bebas ke Sungai Saat Meniti Jembatan Gantung yang Putus di Tasikmalaya

udah banyak warga yang jatuh dan terjun bebas ke sungai saat meniti jembatan gantung yang putus di Desa Sukapancar, Kecamatan Sukaresik.

istimewa
Jembatan gantung yang putus di Desa Sukapancar, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (16/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sudah banyak warga yang jatuh dan terjun bebas ke sungai saat meniti jembatan gantung yang putus di Desa Sukapancar, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.

"Sebelum jembatan putus, sudah banyak warga yang jadi korban. Terjun bebas jatuh ke sungai saat melintas," kata Ai Cucu (38), warga setempat, Minggu (17/5/2020) siang.

Jembatan gantung sepanjang 27 meter yang membentang di atas Sungai Cikidang itu putus satu tali slingnya, Sabtu (16/5/2020) sore.

Tiga warga yang sedang melintas tak sempat berpegangan dan berjatuhan terjun bebas ke dalam sungai. Beruntung mereka selamat.

Ai menuturkan, jembatan tersebut sudah tua. Tali-tali sling penahan badan jembatan sudah berkarat. Begitu pula badan jalan yang hanya terbuat dari anyaman bambu tampak sudah lapuk.

"Warga yang jatuh rata-rata menginjak bambu yang sudah lapuk. Lalu terperosok dan akhirnya terjun bebas ke sungai. Peristiwa itu sudah sering terjadi," kata Ai.

Bahkan ketika air sungai sedang meluap dengan warna air menjadi cokelat, ada saja warga yang terperosok dan jatuh. "Tapi hingga kini tidak sampai ada yang meninggal," ujar Ai.

Namun, anak-anak sekolah yang melintas tidak pernah menjadi korban.

"Alhamdulillah, kalau anak-anak sekolah belum kejadian. Lagian mereka biasanya hati-hati saat menyeberang," kata Ai.

Karenanya, ia berharap jembatan gantung diperbaiki total. (*)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved