Wisata Quran di Kiaracondong, Abdul Somad dan Aa Gym Pernah Berkunjung ke Sini

Pengunjung Wisata Quran datang dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, artis, pebisnis, dan ustaz. Satu di antaranya Ustaz Abdul Somad alias UAS

Istimewa
Ustaz Abdul Somad (UAS) mendapat penjelasan dari Chairman Syaamil Group Riza Zacharias terkait pembuatan Al-Qur'an saat berkunjung ke Wisata Quran, Jalan Babakan Sari 1 No. 71 Kiaracondong, Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID- Bandung punya tempat wisata alternatif. Namanya Wisata Quran. Tempat ini menawarkan wawasan tentang Al-Qur'an, termasuk bisa melihat proses produksi Al-Qur'an.

Menurut Apud Saepudin, Marketing & Communication GM Syaamil Quran, program Wisata Quran memang untuk mengedukasi masyarakat soal proses pembuatan Al-Qur'an.

"Membuat Al-Qur'an itu ada adab-adab dan perlakuan khusus yang berbeda dengan pembuatan produk biasa," kata Apud kepada Tribun melalui wawancara tertulis, Rabu (13/5/2020).

Di tempat wisata tersebut, pengunjung bisa melihat video-video tentang seluk beluk Al-Qur'an, adab membuat Al-Qur'an, praktek menghafal Al-Qur'an, menulis Al-Qur'an, dan motivasi Al-Qur'an.

Pengujung juga diajak tur melihat langsung proses pembuatan Al-Qur'an dari mulai konsep sampai finishing. Dimulai dengan mengunjungi ruang kreatif tempat Al-Qur'an ini dibuat.

Siswa dan siswi SMPIT Raflesia saat berkunjung ke Wisata Quran. Mereka berkeliling melihat langsung proses produk Al-Qur’an mulai dari desain, cetak, sampai tahap pengemasan.
Siswa dan siswi SMPIT Raflesia saat berkunjung ke Wisata Quran. Mereka berkeliling melihat langsung proses produk Al-Qur’an mulai dari desain, cetak, sampai tahap pengemasan. (Istimewa)

Di dalam ruang kreatif ini, ada beberapa bagian mulai dari layout naskah Al-Qur'an, memeriksa khat/tulisan Al-Qur'an serta proses pembuatan gambar-gambar kartun untuk nantinya dibuat menjadi buku-buku cerita islami.

Dalam laman syaamilquran.com disebutkan, semua Al-Qur'an yang hendak dicetak diproses menggunakan komputer grafis.

Penjelasan Fenomena Dukhan dalam Alquran, Benarkah Terjadi pada 15 Ramadhan atau 8 Mei 2020?

Pengurus Masjid Lautze Tetap Laksanakan Kebiasaan di Bulan Ramadan, Bagikan Iftar Setiap Sore

Sebelum naskah Al-Qur'an ini naik cetak barulah tim QC (quality control) memeriksa setiap huruf Al-Qur'an itu.

Pengunjung akhirnya dibawa ke tempat produksi Al-Qur'an. Di sana terdapat tiga mesin besar 4 warna yang mempunyai kecepatan 9.000 lembar per jam.

Pengunjung pun diajak melihat proses lipat, jahit, pembuatan kover hingga proses pengemasan, dan persiapan pendistribusian kitab suci itu ke seluruh Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Januar Pribadi Hamel
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved