Virus Corona di Jabar

Warga Terkonfirmasi Positif yang Dijemput Paksa untuk Dirawat di Tasik Terpapar Klaster Lembang

Warga terkonfirmasi positif yang dijemput paksa untuk dirawat di Tasikmalaya terpapar klaster Lembang.

(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)
Para petugas berpakaian hazmat berhasil mengamankan seorang pria asal Kota Tasikmalaya yang positif corona hasil swab setelah sempat mengamuk saat dilakukan penjemputan oleh petugas unsur Pemkot Tasikmalaya, TNI dan polisi daerah setempat, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, mengungkapkan, AR (40) warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang dijemput paksa, Jumat (15/5/2020) siang, terpapar klaster Lembang.

"Yang bersangkutan positif Covid-19 masih dari rangkaian klaster Lembang. Ia sempat menjalani perawatan 20 hari di ruang isolasi rumah sakit swasta," kata Uus Supangat, Sabtu (16/5/2020).

Hingga saat ini, kata Uus, belum ada kasus paparan antar warga lokal di Kota Tasikmalaya.

Munculnya kasus positif Covid-19 saat ini hingga mencapai 33 orang, karena terpapar di zona merah luar daerah.

"Alhamdulillah hingga kini tidak ada transmisi lokal atau paparan antar warga lokal. Semuanya masih terpapar zona merah di luar daerah," ujar Uus.

Pada swab test pertama ia dinyatakan negatif.

Kemudian, kata Uus, pasien menjalani swab test kedua.

"Karena waktunya lama maka pasien tersebut diperbolehkan pulang sambil melakukan karantina mandiri," ujar Uus.

Saat hasil swab test kedua yang ternyata hasilnya masih positif, petugas Gugus Tugas melakukan penjemputan, Jumat (15/5/2020).

Namun ternyata AR menolak dirawat kembali dengan alasan hasil swab test dirinya sudah negatif.

Petuga terpaksa akan menjemput paksa.

Namun AR akhirnya kooperatif dan bersedia dibawa kembali untuk menjalani perawatan lanjutan.

"Saya akan lakukan swab test lagi untuk lebih memastikan kondisi AR. Kalau hasilnya negatif segera dipulangkan ke keluarganya. Tapi kalau masih positif mau tidak mau harus tetap menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit," kata Uus.

Tetangga yang Kontak dengan Warga yang Dijemput Paksa di Tasik Akan Tes Rapid, Termasuk yang Dijamah

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasik Tegaskan Warga yang Dijemput Paksa Kemarin Positif Corona

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved