Minggu, 26 April 2026

Spot Wisata Jalan Asia Afrika Begitu Sepi, Hantu-hantu Pun Tak Muncul Lagi

Satu kawasan wisata heritage yang ramai dikunjungi dan ikonik berada di sepanjang Jalan Asia Afrika.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Giri
Tribun Jabar/Putri Puspita
GEDUNG Merdeka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Begitu banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi di Kota Bandung. Semua tak membosankan, mulai dari wisata alam, wisata selfie, maupun wisata bangunan heritage.

Satu kawasan wisata heritage yang ramai dikunjungi dan ikonik berada di sepanjang Jalan Asia Afrika.

Di sepanjang jalan ini wisatawan bisa melihat bagaimana bukti bangunan-bangunan tua zaman Belanda tampak kokoh berdiri.

Tidak hanya diminati oleh wisatawan lokal, kawasan wisata heritage Asia Afrika juga menjadi daya tarik turis asing.

Tak heran di sepanjang Jalan Asia Afrika ini seringkali ditemui para turis asing yang menghabiskan waktu liburannya.

Kawasan Asia Afrika selalu ramai dan padat oleh kendaraan maupun orang-orang yang asik berswafoto dengan latar bangunan bersejarah.

Namun ada yang berbeda ketika muncul pandemi corona seperti yang terpantau penelusuran Tribun Jabar pada Jumat (16/5/2020). Kawasan wisata Asia Afrika ini tampak begitu sepi.

Tidak ada padat kendaraan, tidak ada orang-orang yang berswafoto, dan tidak ada juga hantu-hantu berkeliaran di sepanjang trotoar.

Di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini kawasan Asia Afrika pun ditutup sehingga kendaraan tidak bisa berlalu-lalang.

Berikut ini bangunan bersejarah yang bisa Anda temukan di wisata heritage Asia Afrika dan mungkin bisa Anda kunjungi saat virus corona sudah hilang:

GEDUNG Merdeka
GEDUNG Merdeka (Tribun Jabar/Putri Puspita)

1. Gedung Merdeka

Gedung Merdeka memiliki sejarah yang cukup kuat. Bangunan ini menjadi saksi konferensi negara-negara Asia dan Afrika pada pada 1955.

Biasanya di halaman Gedung Merdeka selalu ramai oleh para pelaku kreatif. Ada yang menampilkan binatang peliharaan seperti ular, terkadang juga dijadikan tempat komunitas sepeda onthel berkumpul.

Sebelumnya, pada masa kolonial Belanda, gedung ini adalah bangunan yang dijadikan lokasi pertunjukan seni budaya dan tempat wisata kuliner.

GEDUNG Majestic
GEDUNG Majestic (Tribun Jabar/Putri Puspita)

2. Gedung Majestic

Majestic adalah gedung bioskop yang dibangun pada masa kekuasaan Hindia Belanda. Majestic juga menjadi bioskop pertama yang berdiri di Bandung.

Bergaya art deco, pada 1920-an Gedung Majestic juga dikenal dengan sebutan kaleng biskuit karena bentuknya yang memang seperti kaleng biskuit.

Saat ini Gedung Majestic sudah tidak lagi digunakan sebagai bioskop namun aktif digunakan untuk kegiatan konser dan kesenian.

MUSEUM Konperensi Asia Afrika
MUSEUM Konperensi Asia Afrika (Tribun Jabar/Putri Puspita)

3. Museum Konperensi Asia Afrika

Bangunan bergaya kolonial ini begitu dikenal oleh wisatawan. Anda bisa menikmati objek wisata ini secara gratis lho.

Di museum ini, Anda bisa melihat kembali perjalanan Konferensi Asia Afrika pada 1955.

Di masa pandemi ini halaman Museum KAA yang biasanya selalu ramai , kini tampak sepi. Hanya ada beberapa satpam yang tetap menjaga museum walaupun saat ini museum harus ditutup.

LOKASI berukumpulnya hantu Asia Afrika
LOKASI berukumpulnya hantu Asia Afrika (Tribun Jabar/Putri Puspita)

4. Hantu Asia Afrika

Hantu-hantu Asia Afrika menjadi iconic juga saat ini. Di sepanjang Jalan Asia Afrika, Anda akan ditakut-takuti oleh suara tawa dan tangis dari hantu-hantu di Jalan Asia Afrika.

Beberapa hantu bahkan tak segan menghampiri dan menyentuh Anda untuk membuat takut.

Walaupun demikian wisata hantu Asia Afrika begitu menarik perhatian dan cukup memacu adrenalin.

Tak hanya saat malam, hantu-hantu muncul sejak siang. Namun sekarang hantu-hantu tidak ada lagi karena adanya virus corona. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved