Breaking News:

Salat Idul Fitri Boleh Dilakukan Asal Penuhi Syarat Ini, Bagaimana dengan Kondisi di Jawa Barat?

Pertanyaan pun timbul. Bagaimana pelaksanaan Salat Idul Fitri sedangkan pandemi Covid-19 masih menghantui?

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa melaksanakan salat Idulfitri 1440 Hijriah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu 5 Juni 2019. 

TRIBUNJABAR.ID - Bulan Ramadhan akan segera berakhir. Umat muslim akan melaksanakan Salat Idul Fitri setelah melaksanakan ibadah puasa sebulan lamanya.

Pertanyaan pun timbul. Bagaimana pelaksanaan Salat Idul Fitri sedangkan pandemi Covid-19 masih menghantui?

Berdasarkan Fatwa MUI No 28 Tahun 2020 Tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri Saat Pandemi Covid-19, Salat Idul Fitri bisa saja dilaksanakan namun ada syarat yang harus dipenuhi.

Salat Idul Fitri dapat dilaksanakan bila wilayah atau kota tempat tinggal Anda menyatakan masyarakat aman untuk berkumpul.

Bila tidak bisa Salat Idul Fitri berjamaah, masyarakat juga dapat salat Idul Fitri secara berjamaah di rumah bersama anggota keluarga atau sendirian.

Berikut rincian rilis fatwa yang diterima Tribunjabar.id.

I. Ketentuan Hukum

1. Shalat Idul Fitri hukumnya sunnah muakkadah yang menjadi salah satu syi’ar keagamaan ( syi’ar min sya’air al-Islam ).

2. Shalat idul fitri disunnahkan bagi setiap muslim, baik laki laki maupun perempuan, merdeka maupun hamba sahaya, dewasa maupun anak-anak, sedang di kediaman maupun sedang bepergian (musafir), secara berjamaah maupun secara sendiri.

3. Shalat Idul fitri sangat disunnahkan untuk dilaksanakan secara berjama’ah di tanah lapang, masjid, mushalla dan tempat lainnya.

Halaman
1234
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved