Breaking News:

Bupati Purwakarta Persilakan Warga di Kecamatan yang Masuk Zona Kuning Gelar Salat Idulfitri

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menanggapi wacana kebijakan dari pemerintah mengenai relaksasi ibadah

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memimpin pengumuman perkembangan Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menanggapi wacana kebijakan dari pemerintah mengenai relaksasi ibadah, seperti pelaksanaan Salat Idulfitri.

Anne Ratna Mustika menjelaskan Pemerintah Kabupaten Purwakarta memperbolehkan kecamatan-kecamatan yang masuk dalam zona kuning untuk melaksanakan Salat Tarawih dan Idulfitri. Namun, Anne tak mengeluarkan surat edarannya.

"Kami gak keluarkan (edarannya) karena akan terbentur dengan surat edaran nomor 6 tahun 2020 dari Menteri Agama juga maklumat Polri yang membatasi adanya perkumpulan orang dengan maksimal 5 orang," ucapnya di Kiarapedes, Jumat (15/5/2020) seraya menyebutkan di Purwakarta tak ada kecamatan yang masuk zona hijau.

Sulit Cegah Pemudik Lokal, Wakil Wali Kota Bandung Minta Ketua RT dan RW Pantau Wilayahnya

Anne Ratna Mustika juga mengaku telah memberitahukan kepada para ketua dewan kemakmuran masjid (DKM) juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam penerapan protokol kesehatan di masjid masing-masing.

"Tapi, untuk yang kecamatannya masuk zona merah saya imbau sementara waktu dibatasi pelaksanaan ibadahnya," ujarnya di sela-sela mendampingi Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi saat memberikan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Kiarapedes.

Belajar dari Korea dan China yang Alami Gelombang Kedua, Jabar Diminta Hati-hati Longgarkan PSBB

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved